Menjelang Episode Terakhir Married with Senior, Ini Pesan Moral yang Bisa Dijadikan Pelajaran

Married with Senior series akan menginjak episode yang terakhir pada Minggu, 13 Maret 2022. Banyak kisah persahabatan dan lika-liku kehidupan yang bisa dijadikan pelajaran. Simak beberapa pesan moral yang terdapat dalam Married with Senior.

Diterbitkan 10 Maret 2022, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tidak terasa sudah sebulan lebih Married with Senior series menemani penggemar dengan kisah rumah tangga Mika (Caitlin Halderman) dan Angkasa (Kevin Ardilova). Cerita yang membuat penonton gemas ini pun sukses membuat serial persembahan Vidio dan Screenplay Films ini menjadi trending nomer 1 di Indonesia.

Kisah menikah muda yang hadir dalam Vidio Original Series Married with Senior ini menjadi sorotan utamanya. Bukan karena perasaan yang saling cinta, pernikahan yang terjadi antara Mika dan Angkasa berawal dari sebuah wasiat mendiang Pandu, ayah Mika.

Berbekal dengan niat ingin membahagiakan orang tua, keduanya sepakat untuk menjalankan permintaan terakhir dari ayah Mika. Mika dan Angkasa yang tidak pernah akur di sekolah pun kini harus tinggal satu atap di bawah janji suci.

Ternyata, dengan modal niat mulia saja tidaklah cukup. Awalnya, Mika dan Angkasa bisa melalui itu semua. Mulai menjadi pasangan yang baik yang tidak saling menuntut, hingga setuju untuk memilih jalan menggapai mimpi mereka masing-masing.

Sayangnya, semua itu tidaklah mudah. Hubungan yang harus dijalani dari jarak jauh dan kurangnya komunikasi membuat semuanya berubah. Menjelang episode Married with Senior yang terakhir, tidak ada salahnya Anda menyimak beberapa pesan moral yang secara tidak langsung ditemukan dalam serial ini.

Berpikir Matang Sebelum Mengambil Keputusan

Penonton sudah digiring untuk mengikuti kisah perjodohan yang terjadi antara Mika dan Angkasa. Pernikahan mereka pun terjadi karena keduanya beralasan ingin membahagiakan kedua orang tua mereka.

Kenyataannya, kehidupan pernikahan mereka di lapangan ternyata tidak seindah yang mereka bayangkan. Terkadang mereka berdua bisa saling mengerti, tak jarang juga hanya ada satu pihak saja yang selalu mengalah.

Kesalahpahaman mereka karena orang ketiga pun menjadi salah satu sumber retaknya hubungan yang sudah dibangun selama beberapa tahun. Melalui adegan ini, pesan yang bisa dipetik adalah untuk berpikir matang sebelum mengambil keputusan.

Dalam kasus ini, pesan moral yang bisa dijadikan pelajaran adalah tentang pengambilan keputusan untuk menikah dan juga mengajak untuk bertanya apakah sudah siap dengan segala konsekuensi yang ada.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Di awal kisah Married with Senior, penonton sudah diperlihatkan dengan kurang akurnya hubungan Mika dan Nenek Angkasa. Karena belum bisa menerima bahwa cucunya mengambil keputusan untuk menikah, terkadang Mika menjadi sasaran kemarahan Oma. Melalui karakter Mika dan Oma, cerita ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa dunia pernikahan bukanlah hanya sekedar pasangan suami dan istri saja. Ada dua keluarga dengan sifat dan karakternya masing-masing yang juga menjadi bagian dari kehidupan selanjutnya.

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan