Sukses

Amalan yang Bagus Dilakukan pada Bulan Rajab

Liputan6.com, Jakarta - Ada empat bulan yang mulia dipilih Allah berturut-turut, yaitu Dzulkaidah, Zulhijah, Muharam. Satu terpisah, terletak antara Zumadil akhir dan Sa'ban itulah yang disebut dengan Rajab.

Bahkan, pada bulan Rajab Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa khusus. Hal ini diungkapkan Ustaz Abdul Somad, dalam ceramahnya yang terlihat dalam kanal YouTube miliknya.

 

Rajab sendiri artinya bulan yang tinggi, hebat, yang dipilih Allah SWT.

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 6 halaman

Amalan yang Afdol

Ditambahkan UAS bahwa ada amalan yang afdol dijalankan selama bulan Rajab.

"Amal yang palinag afdol di bulan Rajab adalah amal yang paling mulia. Apa amal yang paling mulia? Puasa," paparnya.

3 dari 6 halaman

Dapat 2 Pahala

Bagi seseorang yang mengganti puasa Ramadan tepat pada bulan Rajab akan mendapatkan dua pahala.

"Pentingnya mengganti puasa di bulan Rajab. Karena ini salah satu kemuliaan, dapat double dua pahala yang diberikan Allah SWT," lanjutnya.

4 dari 6 halaman

Banyak Istigfar

Sementara, Habib Syekh, menjelaskan bahwa bulan Rajab juga sebagai bulan istigfar.

"Bulan Rajab ini dikatakan sebagai bulan istigfar. Bulan ampunan, bulan di mana Allah mengobral ampunan bagi siapa pun yang memohon ampun," ucapnya, dilansir nu.or.id.

 

5 dari 6 halaman

Selepas Subuh dan Magrib

Dengan banyak istigfar, tak berarti meninggalkan ibadah lainnya.

"Jadi di bulan Rajab ini ayo kita memperbanyak istigfar, tapi bukan meninggalkan yang lainnya. Jadi kita sudah mengamalkan semua amalan kewajiban, semua amalan yang rutin ditambah dengan membaca istigfar setiap bakda Magrib dan Subuh," bebernya.

 

6 dari 6 halaman

Ini Bacaannya

Habib Syekh juga memberikan bacaan yang bisa diamalkan pada waktu Magrib dan Subuh.

“Kalau bisa setiap bakda Maghrib dan Subuh itu membaca رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ (Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya) sebanyak 70 kali,” sambungnya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS