Gugatan Si Bayi dalam Sampul Album Nirvana Ditolak

Gugatan Spencer Elden soal sampul album Nirvana ditolak karena alasan administratif.

Diterbitkan 06 Januari 2022, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sampul album Nirvana yang ikonis, Nevermind, mendadak jadi sorotan pada Agustus 2021 lalu setelah Spencer Elden mengajukan gugatan ke pengadilan.

Sekadar informasi, Spencer Elden adalah model dari sampul album dari tahun 1991 yang memuat lagu kondang "Smells Like Teen Spirit" dan "Come As You Are." Ia adalah si bayi bugil dalam model album ini.

Perkembangan terakhir, kasus ini akhirnya mental di pengadilan. Dilansir dari Variety, Kamis (6/1/2022), hakim telah menolak gugatan terhadap Dave Grohl dkk. Kasus ini ditolak karena alasan administratif. 

 

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Permohonan untuk Ditutup

Dua minggu lalu, kuasa hukum dari para tergugat yakni anggota band Nirvana yang masih ada, yakni Dave Grohl dan Krist Novoselic; manajer aset Kurt Cobain, istri mendiang Kurt Courtney Love, hingga fotografer Kirk Weddle, mengajukan permohonan agar kasus ini ditutup.

Spencer kemudian diperintahkan untuk memasukkan penolakan atas permintaan ini.

Dapat Deadline Baru

Hakim Olguin yang menangani kasus ini pada Senin lalu menyatakan bahwa Elden sudah lewat dari batas waktu yang disyaratkan, yakni 31 Desember 2021.

Namun ia diberi kesempatan kedua untuk memasukkan komplain baru, hingga 13 Januari. Bila deadline baru ini tak terpenuhi, gugatan ini akan dinyatakan ditutup.

Dianggap Pornografi Anak

Diberitakan sebelumnya, Spencer Elden mengklaim bahwa orangtuanya tak pernah menandatangi izin penggunaan foto dirinya saat berumur empat bulan tersebut untuk album ini.

Ia juga mempermasalahkan foto di album ini yang memperlihatkan (maaf) alat kelaminnya. Menurutnya, hal ini bisa dianggap sebagai pornografi anak.

Tekanan Emosional Ekstrem

"Gambar ini mengekspos bagian tubuh intim Spencer yang secara terang-terangan ditampilkan sejak ia masih kanak-kanak hingga saat ini," begitu isi dokumen gugatan yang didaftarkan ke pengadilan California.

Spencer Elden mengklaim sampul album ini menimbulkan kerusakan seumur hidupnya. Termasuk tekanan emosional ekstrem dan permanen, yang mengganggu perkembangannya secara normal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fariz RM Merasa Dikhianati Orang yang Pernah Dibantu, Soroti Etika dalam Kasus Hak Cipta

Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan