Sukses

Pesan Perpisahan Amanda Manopo buat Almarhum Ibunda: Sampai Ketemu di Sana, Tunggu Manda

Liputan6.com, Jakarta Ibunda Amanda Manopo, Henny Manopo Lugue, meninggal dunia pada Minggu (25/7/2021), setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran Jakarta.

Kabar ini kali pertama disampaikan manajer bintang sinetron Ikatan Cinta lewat Instagram Stories pada hari yang sama. Sejumlah selebritas melayangkan dukacita kepada Amanda Manopo.

Beberapa jam setelah kabar duka tersiar, pemeran istri Aldebaran itu menulis pesan perpisahan untuk ibunda tercinta di akun Instagram terverifikasinya. Apa katanya?

2 dari 5 halaman

Hari yang Berat

Hai Mami kemarin dan hari ini, mungkin hari yang berat untuk orang-orang yang sangat mencintai Mami. Sangat berat buat Manda Mi,” tulis Amanda Manopo di Instagram Stories.

Di tengah pukulan duka, bintang film Sajen dan Bisikan Iblis mencoba berpikir positif. Menurutnya, setidaknya, Henny Manopo tak merlu merasakan sakit dan kekhawatiran lagi.

3 dari 5 halaman

Tak Perlu Rasakan Sakit

Tapi sekarang Mami enggak perlu ngerasain sakit lagi. Mami enggak usah khawatir ya, Manda, Anglel, dan Daddy akan jaga satu sama lain,” Amanda Manopo menyambung.

Dalam pandangannya, semasa hidup, Henny Manopo wanita tangguh. Ia mampu memainkan peran ganda sebagai istri sekaligus ibu rumah tangga yang sama baiknya.

4 dari 5 halaman

Mami Enggak Usah Khawatir

Jadi Mami enggak usah khawatir ya, Mi. Terima kasih sudah menjadi ibu dan istri yang sangat hebat dan selalu berjuang,” cuit lawan main Angga Yunanda dalam Mermaid In Love.

Amanda Manopo mengakui, ibunya berperan besar dalam kariernya. Henny Manopo adalah guru yang menempanya hingga menjadi pribadi kuat di industri hiburan yang sarat godaan. 

5 dari 5 halaman

Terima Kasih Amanda

Terima kasih sudah membuat Manda sabar kuat seperti sekarang. Sampai ketemu di sana ya, Tunggu Manda Mami,” aktris kelahiran Jakarta, 6 Desember 1999, ini mengakhiri.

Henny Manopo meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19. Ia memiliki komorbid diabetes dan sempat dirawat di Rumah Sakit Premiere Bintaro sebelum dipindah ke Jakarta.