Sukses

Jadi Lokasi Sinetron Badai Pasti Berlalu, Pulau Padar Labuan Bajo Ramai Dikunjungi Wisatawan

Liputan6.com, Jakarta Setelah Labuan Bajo menjadi lokasi utama dalam sinetron Badai Pasti Berlalu yang tayang di SCTV, muncul video viral kawasan wisata super premium tersebut dibanjiri wisatawan. Dalam video tersebut wisatawan membanjiri Pulau Padar yang menjadi salah satu lokasi utama sinetron yang dibintangi Michelle Ziudith, Caesar Hito, dan Stefan William tersebut. 

Saking ramainya, para pengunjung Labuan Bajo sampai berjalan rapat dan berhimpitan. Hampir semua jalan setapak yang menyisir perbukitan itu dipadati para pelancong. Kepadatan pengunjung itu terekam dalam video yang diunggah akun Twitter @KawanBaikKomodo pada Sabtu (19/6/2021). 

Dalam video berdurasi 22 detik tersebut, terlihat antrian wisatawan sampai macet dan mengular. Mereka berebut mencapai spot terbaik landscape pulau yang dihuni hewan purba komodo tersebut. Saking ramainya, akun tersebut mencuit bahwa Pulau Padar kini sudah jadi pasar.

 

2 dari 4 halaman

Viral

Sebelum video tersebut viral, rumah produksi Sinemart mengangkat novel Marga T berjudul Badai Pasti Berlalu ke layar kaca sinetron.

Hampir 10 episode awal sinetron tersebut mengeksplorasi keindahan Labuan Bajo melalui konflik cinta segitiga antara Siska (Michelle Ziudith), dr Leo (Stefan William), dan Helmi (Hito Caesar) yang diwarnai motif balas dendam keluarga.

 

3 dari 4 halaman

Menantang

Meski novel aslinya ber-setting di Anyer, Sinemart membuat keputusan besar dengan memindahkannya ke Labuan Bajo untuk mempromosikan wisata domestik.

Tak heran sinetron itu menuai pujian dari berbagai pihak. Bahkan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menantang rumah produksi lainnya untuk membuat langkah yang sama.  

“Saya tantang rumah produksi lainnya. Destinasi wisata di Indonesia cukup banyak. Mari kita promosikan wisata lokal dengan segala kreativitas yang kita miliki. Promosi wisata adalah tanggung jawab kita semua sebagai satu bangsa agar ekonomi lokal bisa terus berjalan,” kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, baru-baru ini. 

 

4 dari 4 halaman

Penggerak

Pengamat Pariwisata Indonesia, Taufan Rahmadi mengatakan, apa yang dilakukan sinetron Badai Pasti Berlalu adalah upaya untuk mengadvokasi destinasi lokal. Sebab, ekosistem pariwisata harus digerakkan oleh semua stakeholder. Tak bisa hanya menunggu pemerintah.  

“Wisatawan lokal dan domestik adalah penggerak pariwisata. Maka promosi dalam bentuk sinetron adalah upaya untuk menggerakkannya. Tinggal pengelola wisata yang harus mengatur penerapan protokol kesehatan di lokasi wisata dengan briefing kepada para wisatawan dan pengaturan kapasitas lokasi wisata,” kata Taufan Rahmadi.