Sukses

Berobat Ke Turki, Ashanty dan Keluarga Bawa 15 Koper

Liputan6.com, Jakarta Ashanty terbang ke Turki. Nyonya Anang Hermansyah mengajak serta suami dan anak-anak kecuali Aurel Hermansyah. Ia tak khawatir meninggalkan Aurel yang tengah hamil di Tanah Air.

Ashanty percaya, Atta Halilintar suami siaga yang siap mengawal kebutuhan Aurel selama berbadan dua. Diakui Ashanty, Aurel sebenarnya ingin ikut terbang ke Turki namun dicegah.

“Kemarin dia pengin ikut. Cuma dia kan hamil, lagi hamil muda baru satu bulan jangan terlalu banyak pergi. Dijaga karena masih muda banget hamilnya,” katanya, membahas Aurel Hermansyah hamil.  

2 dari 5 halaman

Aurel Batal Ikut

“Di rumah, istirahat apalagi lagi Covid-19 begini jangan terlalu banyak syuting dan lain-lain. Mereka berdua komitmen juga,” pelantun “Bohong” dan “Jodohku” menjelaskan.

Sebenarnya, Ashanty sendiri ketar-ketir terbang lintas benua di tengah pandemi Covid-19. Namun, ia tetap berangkat karena sudah tak tahan dengan penyakit autoimun dan gatal-gatal yang menderanya.

3 dari 5 halaman

Tak Anggap Enteng Covid-19

“Tetap yang namanya Covid-19 ini masih ada tidak bisa dianggap enteng. Apalagi kayak aku kemarin yang pernah sampai kritis enggak mau menganggap (pandemi) ini enggak serius,” ungkap Ashanty.

Ini kami kutip dari video Ashanty dan Anang Beserta Buah Hati Berangkat ke Dubai Rayakan Lebaran di Sana Sekaligus Berobat, di kanal YouTube KH Infotainment, 9 Mei 2021.

4 dari 5 halaman

Di Turki Sebulan

Menilik persiapan Ashanty kala memasuki Bandara Internasional Soekarno-Hatta memang tampak heboh. Ia membawa banyak koper karena tinggal di Turki selama beberapa minggu.

“Pergi kali ini agak ribet. Kayaknya mungkin (sebulan di Dubai dan Turki). Bawa 15 koper kita bersepuluh, enggak banyaklah,” penyanyi kelahiran Jakarta, 4 November 1984 menukas. 

5 dari 5 halaman

Baju Lebaran Berlima

Yang menarik, saat hendak berangkat, Ashanty, Anang Hermansyah, Azriel, Arsy, dan Arsya mengenakan seragam ungu. Ia lantas teringat seragam Lebaran yang sudah disiapkan.

“Baju Lebaran berlima, dulu kan berenam sekarang berlima pasti kan beda. Kita masih kayak: Lo kok bajunya berlima sih? Oh ya… Lama-lama pasti akan terbiasa,” pungkasnya.