Kadri Mohamad Bangkitkan Kembali Band Endrass

Kadri Mohamad mengajak kembali para personel band Endrass.

Diperbarui 19 Oktober 2020, 19:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Musikus Kadri Mohamad, menghidupkan lagi  band rock pertamanya yang cukup lama vakum yaitu  "Endrass". Kebangkitan Endrass ditandai dengan  merilis  single terbaru karya Kadri sendiri berjudul "Tak Kan Datang". 

Pada awalnya Endrass merupakan  sebuah  komunitas drummer pertama di Indonesia, yang  didirikan pada tahun 1983 oleh Ekki Soekarno. Saat itu, Kadri Mohamad menjadi vokalis andalan di komunitas tersebut.

Ide menghidupkan kembali Endrass yang vakum bertahun-tahun lamanya datang dari Kadri Mohamad. Ia mengajak teman-teman lainnya yaitu Ekki Soekarno (Bass), Maully Gagola (Gitar), Syamsul (Drum) dan Dana Reinardi (keyboard), untuk tetap berkreativitas meskipun dalam masa Pandemi Covid-19.

“Ceritanya pas PSBB di bulan Maret kemarin, efek stay-at-home, saya tantang teman-teman lama Endrass untuk tetap produktif di era pandemi. Yuk bikin lagu bagus dengan sound dan kemasan modern, sampai ke video klip dan art work nya harus keren. Buktikan bahwa musisi senior selalu update dengan jaman. Jangan tampil jadoel,” ujar Kadri Mohamad kepada wartawan secara virtual, Senin (19/10/2020).

 

Single Baru

Lagu "Tak Kan Datang”,  menurut Kadri Mohamad selaku pencipta lagu,  bercerita tentang cinta. Yakni tentang seorang perempuan yang ditinggal pacarnya karena tidak bisa lepas dari narkoba yang menjeratnya. Sedang aransemennya  dibantu oleh Popo Fauza yang bersama anggota Endrass lainnya mengemas lagu ini sehingga menjadi lebih menarik dan kekinian. 

 

Penggarapan

Dalam kesempatan yang sama Ekki Soekarno yang selama ini dikenal sebagai seorang drummer, namun dalam projek ini ia memilih bermain bass,  turut menjelaskan tentang  proses rekaman, mixing hingga masteringnya. 

“Penggarapan lagu "Tak Kan Datang" ini dilakukan di Studionya Once di Pondok Pinang dengan protokol kesehatan ketat, mulai recording sampai mastering kira-kira makan waktu sebulanan. Sebelum masuk proses recording kita awalnya latihan-latihan dulu dari rumah masing masing karena work-from-home", tambah Ekki.

 

Video Klip

Setelah proses rekaman dan mixing, untuk urusan mastering dipercayakan kepada Kelana Halim yang pernah dipercaya untuk mixing lagunya U-2.

Proses selanjutnya adalah pembuatan video klip. Tantangannya adalah bagaimana mem-visualkan lirik supaya tidak terkesan vulgar. Endrass menunjuk anak anak muda Bandung @wordshelf.id dan @freelensestudio sebagai pembuat video klip motion graphic.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Penggambaran narkotika ditampilkan dalam bentuk semi animasi dalam balutan ragam warna dan perumpamaan sehingga terlihat menarik.

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan