Ahmad Dhani Pernah Jadi Target Pembunuh Bayaran, Kok Bisa?

Ahmad Dhani ungkap pengalaman buruk di masa lalu.

Diterbitkan 09 Juli 2020, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ahmad Dhani mengungkap pengalaman mengerikan di masa lalu yang mungkin tak banyak diketahui orang. Hal ini ia ceritakan melalui podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Awalnya, Ahamd Dhani mengatakan bahwa sejak masih muda, ia sangat tidak suka menghabiskan waktu di kelab malam. Sebab, suami Mulan Jameela ini adalah tipe orang yang tak bisa menghindar dari masalah.

"Ketika ada masalah gue enggak bisa lari, misalnya waktu tahun 2003, manajer gue pernah dipukul orang, di situ gue enggak bisa nggak take a side," kata Ahmad Dhani di video yang diunggah, Kamis (9/7/2020).

"Karena manajer gue badannya kecil, kok dipukul sama orang yang badannya gede. Gara-gara itu gue terlibat sama masalah manajer gue," sambungnya.

Lapor Polisi

Tak terima manajernya diperlakukan tak baik oleh orang lain, musikus sekaligus politikus ini memutuskan untuk melapor ke pihak berwajib.

"Karena kalau elu enggak mau cari masalah, sebenernya ya sudah biarin aja. Itulah akhirnya gue lapor polisi dan dia dipenjara," tuturnya.

Akan Dibunuh

Hingga akhirnya, sesuatu yang buruk nyaris menimpanya. Ayahanda Al Ghazali ini nyaris dihabisi nyawanya. Deddy Corbuzier seketika terkejut mendengar ini.

"Teryata dia tangan kanan salah satu bos. Gara-gara dia masuk penjara, dia hire orang di luar untuk literally bunuh gue. Serius," tuturnya.

Jadi Teman

Beruntung dirinya selamat. Dan orang yang tadinya hendak membunuh dirinya itu kini menjalin hubungan baik dengan pentolan Dewa 19 tersebut.

"Yang mau nembak gue akhirnya sekarang jadi teman gue, jadi anak buah gue, gara-gara peristiwa itu gue kenal Hercules. Jadi gue itu kalau ada masalah gue enggak bisa lari, enggak bisa menghindar," ia mengakhiri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Cha Eunwoo Dibaptis Saat Wamil, Resmi Jadi Katolik

Zulfa Ayu Sundari, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan