Sukses

Titi DJ Ulang Tahun ke-54, Ini 6 Hit Besarnya

Liputan6.com, Jakarta - Selamat ulang tahun, Sang Dewi! Ya, Rabu (27/5/2020) ini, Titi Dwi Jayati alias Titi DJ ulang tahun ke-54. Tak berlebihan jika ibu 4 anak ini disebut seniman multitalenta. Pasalnya, Titi DJ dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, bintang sinetron, pemain film, dan pernah juga menjadi presenter.

Kiprah Titi DJ di belantara musik Tanah Air dimulai sejak 1983 saat melahirkan album Bukan Hanya Satu Kali di bawah payung Insan Record. Kala itu, ia masih memakai nama lengkap Titi Dwi Jayati.

Ia memasuki fase diva saat bergabung dengan perusahaan rekaman Aquarius Musikindo pada 1996. Lebih dari 37 tahun berkarier, sang diva melahirkan banyak hit. Kali ini, izinkan Showbiz Liputan6.com merilis 6 hit besar Titi DJ. Dengarkan lagi, yuk!

2 dari 7 halaman

1. Ekspresi (1988)

Pada 1988, lahirlah album monumental Ekspresi dengan hit berjudul sama karya adik beradik Mira dan Indra Lesmana. Mari berkarya dalam puisi dan lagu, music dan tari, layar perak panggung gerak adalah tempat kita insan dunia, ekspresikan diri.

Lagu ini meledak berkat kegeniusan Mira menggambarkan kehidupan pekerja seni yang relevan hingga kini. Pada 2001, Titi DJ menyanyikan kembali lagu ini bersama Memes, Melly Goeslaw, Rita Effendy, Reza Artamevia, dan Ruth Sahanaya. Sayang Krisdayanti tak bisa ikut karena beda perusahaan rekaman.

3 dari 7 halaman

2. Dunia Boleh Tertawa (1990)

Indra Lesmana bisa dibilang kompatriot Titi DJ dalam bermusik. Dua tahun setelah Ekspresi meledak, Titi DJ dan Indra Lesmana merilis album duet yang tak kalah sukses, Dunia Boleh Tertawa. Liriknya, masih ditangani Mira Lesmana. Kali ini tentang manusia melawan godaan cinta.

Perkara berhasil melawan atau tak, kuncinya jujur terhadap diri sendiri. "Dunia boleh tertawa karena kita bahagia, kita yang tak ingin menipu diri sendiri," tulis Mira, kala itu. Waktu menguji lagu ini dan terbukti, "Dunia Boleh Tertawa" mampu menembus ruang serta waktu.

 

4 dari 7 halaman

3. Bintang-bintang (1995)

Kunci langgengnya karier bermusik terletak pada luas tidaknya pergaulan seorang penyanyi. Sukses bersama Indra Lesmana tak membuat Titi DJ terjebak di zona nyaman. Perkenalannya dengan Andre Hehanusa dan Irianti Erningpraja menghasilkan album Bintang-bintang dengan hit berjudul sama.

Selain lirik yang puitis, kekuatan tembang ini terletak pada video klip yang menampilkan beragam ekspresi anak kecil. Titi DJ tampil cantik dengan mahkota bunga dan kuku paslu menjuntai. Salah satu klip terbaik pada tahun itu.

 

 

5 dari 7 halaman

4. Bahasa Kalbu (1999)

Ini puncak karier Titi DJ. Album Bahasa Kalbu yang terjual 200 ribu kaset lebih, memfiturkan hit "Bahasa Kalbu," "Tak Kan Ada Cinta Yang Lain," dan hit radio "Jangan Berhenti Mencintaiku."

Selain diganjar 5 Piala AMI Awards termasuk Album Terbaik-terbaik, Titi DJ beroleh penghargaan dari Video Musik Indonesia kategori Penyanyi dengan Interpretasi Terbaik.

"Bahasa Kalbu" dinobatkan sebagai satu dari 12 video klip terbaik sepanjang 1999. Tembang karya Dorie Kalmas, Andi Rianto, dan Titi DJ dikenang lewat lirik, "Percayalah, hanya diriku paling mengerti kegelisahan jiwamu kasih... Dan arti kata kecewamu."

6 dari 7 halaman

5. Sang Dewi (2001)

Dua tahun setelah ledakan Bahasa Kalbu, Titi DJ merekam ulang sejumlah hit lawasnya dengan aransemen anyar lalu mengemasnya dalam album bertajuk Menyanyikan Kembali.

Ada dua nomor baru di album ini, yakni "Semua Salahku" dari Melly Goeslaw dan "Sang Dewi" karya Andi Rianto dan Titi DJ.

"Sang Dewi" merajai ratusan tangga lagu seantero Nusantara sekaligus melegitimasi posisi Titi DJ sebagai diva di sisi Krisdayanti dan Ruth Sahanaya. Saking suksesnya, Titi DJ dijuluki Sang Dewi hingga kini.

7 dari 7 halaman

6. Penyesalan (2003)

"Penyesalan" karya Denny Chasmala merupakan lagu terakhir yang direkam Titi DJ namun justru jadi andalan di album Senyuman. Album berisi 10 lagu ini dirilis Aquarius pada 2003. Selain "Penyesalan," yang bikin geger dari album Senyuman, sampul album yang menggunakan teknologi digital imaging.

Jangan kaget jika di sampul itu, Titi DJ bisa merangkul diri sendiri. Konon, biaya pembuatan sampul ini mahal sehingga album Senyuman tak bisa dijual murah. Belum lagi, Titi DJ mengenakan adibusana dan aksesori rilisan Christian Dior. Wow!