Ratu Ilmu Hitam Viral, Ini 5 Prestasi dan Sensasi Almarhum Suzzanna

Saat Ratu Ilmu Hitam versi 2019 meneror bioskop, masyarakat kembali mengenang mendiang Suzzanna.

Diterbitkan 08 November 2019, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada 1977, putra kandungnya, Arie Adrianus Suprapto, mangkat. Terpukul karena rentetan duka, Suzzanna yang dikenal ramah kepada media mengisolasi diri.

Pada 1978, ia kembali lewat film Pulau Birahi yang kemudian diedarkan di bioskop dengan judul Pulau Cinta. Comeback ini membuat mulut para kritikus mingkem. Pulau Cinta mengantar Suzzanna meraih nominasi Piala Citra Pemeran Utama Wanita FFI 1974.

4. Heboh Honor Terlalu Termahal

Pulau Cinta yang diproduksi PT Inem Film adalah karya sutradara Ali Shahab. Prestasi Suzzanna lewat film Pulau Cinta disertai dua sensasi.

Pertama, beredar gosip Ali-Suzanna punya hubungan istimewa. Kedua, honor Suzzanna di Pulau Cinta dinilai kemahalan.

Informasi yang bocor di kalangan media saat itu menyebut Suzzanna digaji 15 juta rupiah, termahal di era itu. “Mengapa honornya Rp 15 Juta?” demikian koran nasional mempertanyakan penghasilan Suzzanna.

5. Serangan Balik Suzzanna untuk Kritikus

Suzzanna dijuluki Ratu Horor Indonesia. Maklum ia membintangi sekitar 15 film horor laris. Lagi-lagi, kritikus menyerangnya. Sejumlah media menuding film-film Suzzanna tidak masuk akal dan kualitasnya ecek-ecek.

Puncaknya, April 1983, sebuah media mencela, “Film mistis bagaikan mimpi yang tak perlu dikembangkan.”

Suzzanna tak tinggal diam. Bersama sineas Lilik Sudjio, ia tampil penuh penjiwaan di Ratu Ilmu Hitam. Suzzanna meraih nominasi Piala Citra kedua. Meski dikalahkan Jenny Rachman lewat film Gadis Maraton, Suzzanna makin disegani.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan