Crazy Romance: Tentang Cinta, Patah Hati, Move On, dan Kepura-puraan

Di tangan Kim Han Gyul, Crazy Romance menjadi hidangan aneka rasa yang membuat kita ingin mengudap lagi dan lagi.

Diterbitkan 05 November 2019, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sineas Korea Selatan selalu punya cara menyatakan cinta dengan cara tak biasa. Crazy Romance, yang ditulis dan digarap oleh Kim Han Gyul contohnya.

Padahal, Crazy Romance menyuguhkan cerita cinta yang sudah sering kita dengar. Cewek putus cinta bertemu cowok korban perselingkuhan di kantor yang sama. Apa istimewanya?

Di tangan Kim Han Gyul, Crazy Romance menjadi hidangan aneka rasa yang membuat kita ingin mengudap lagi dan lagi. Ia tak sekadar manis, mengingat latar belakang dua tokoh utama Crazy Romance pahit.

Adalah Jae Hoon (Kim Rae Won) yang patah hati berat lantaran dikhianati calon istri, Soo Jung (Son Yeo Eun). Sang pacar selingkuh di kamar apartemen Jae Hoon. Padahal, kamar itu sedianya disiapkan untuk mereka setelah resmi menikah.

Sejak itu hidup Jae Hoon berantakan. Gemar mabuk dan terkapar di berbagai tempat dari elevator hingga ruang tamu. Di sisi lain, Sun Young (Gong Hyo Jin) baru putus dari Dong Hwa (Ji Il Joo) yang tampan tapi temperamental. Usai putus, Dong Hwa yang tak terima mengobrak-abrik rumah Sun Young.

Teman Kantor

Tak hanya itu, Dong Hwa menuding Sun Young pelacur. Sun Young memulai lembaran baru dengan bekerja di agensi iklan milik Kwon Soo (Jung Woong In).

Di sanalah ia bertemu Jae-Hoon. Awalnya, mereka tak saling suka. Interaksi yang sering di kantor dari membahas proyek, makan siang bersama, hingga nongkrong bareng membuat keduanya saling kenal lalu dekat.

Suatu hari, saat kantor mereka mengadakan piknik, Sun Young dan Jae Hoon mabuk hingga tidur bareng. Masalahnya, suasana kantor tak seasyik yang Sun Young bayangkan.

Soal Patah Hati dan Move On

Sepintas, cerita Crazy Romance biasa saja. Apalagi, Kim Han Gyul bercerita lewat adegan yang mengisahkan kehidupan sehari-hari. Semua terasa realistis, Anda dan kami mungkin pernah mengalami.

Dari bergunjing dengan orang tua lewat telepon, mengobrol dengan teman sekantor, kerja, nongkrong, bahkan bertengkar dieksekusi tanpa dramatisasi berlebih. Paruh pertama film ini terkesan biasa saja. Kelucuan terjadi akibat situasi dan interaksi antar tokoh. Bersama dengan itu, dua karakter utama mulai berkembang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sebagian diungkap lewat obrolan di aplikasi ponsel. Yang diungkap pun bukan hal receh. Tidak fokus ketika menonton berpotensi membuat Anda kehilangan kepingan-kepingan cerita mengingat film ini terbilang detail. Beberapa hal yang mesti Anda perhatikan dari sayuran yang tersimpan di kulkas, kucing yang masuk ke sebuah ruangan, hingga window chatting Sun Young saat di kantor. Elemen-elemen printilan ini adalah jendela yang membuat kita lebih paham mengapa ada hati patah dan move on terasa sulit.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan