Sukses

Sinopsis Miniseri SCTV Dua Dunia Salma Season 2 Episode Ke-11 Kamis 11 April 2019

Liputan6.com, Jakarta Miniseri Dua Dunia Salma season 2 Kamis sore tentang Salma cerita ke Bima, dirinya kali ini sangat kecewa dengan Rio. Walau Bima sebenarnya meyakinkan Salma, Rio menikah dengan Vira karena memang terpaksa. Dan semua yang sudah dilakukan Vira kali ini sudah kesampain. Vira sudah membalas lunas dendamnya, Rio sudah dipermalukan dengan pernikahan yang sengaja dibatalkan Vira.

Dan, di Dua Dunia Salma season 2 dikisahkan Salma, sebagai perempuan masih belum menerima, karena dia benar-benar sudah ditinggalkan oleh Rio saat Salma lagi sayang-sayangnya. Walau Salma juga sedih dengan apa yang menimpa Rio barusan, tapi Salma sudah terlanjur kecewa.

Sementara itu, Alex, Bu Sofie dan Vira sedang berpesta merayakan keberhasilan mereka membuat Rio dan Bu Sinta menanggung malu. Mereka makan-makan direstoran mewah sambil membuat rencana untuk segera menjual perusahaan. Alex jadi kecewa, karena Vira kemarin menjanjikan memberikan saham, tapi perusahaan justru akan dijual dan Bu Sofie tak mau memberikan bagian ke Alex, karena Alex masih punya banyak hutang sama dia.

Rio semakin terpuruk, karena Vira benar-benar menghilang dan tidak bisa dihubungi, sementara pihak rumah sakit sudah menagih biaya rumah sakit Bu Sinta mamanya Rio. Rio tak bisa berbuat apa-apa selain sedih dan menunggu keajaiban datang. Bu Sinta merasa nyawanya sudah di ujung tanduk, dia sadar dia tak akan lama lagi hidupnya karena memang tak punya biaya untuk pengobatan jantungnya.

Bu Sinta memiliki satu permintaan untuk Rio, sebelum Bu Sinta mati, Bu Sinta ingin Rio menikahi Salma, karena Bu Sinta sadar dia selama ini sudah banyak dosa dan banyak salah dengan Salma.

Ikuti Dua Dunia Salma season 2 episode ini sampai tuntas...

 

2 dari 2 halaman

Salma Mau Maafkan Rio

Rio berusaha meminta maaf kepada Salma, tetapi Salma tidak mau memaafkan Rio, lukanya sudah terlalu dalam. Bahkan Salma membiarkan Rio yang ngotot minta maaf itu kehujanan semalaman di depan rumahnya. Pak Ardan merasa kasian sama Salma dan juga Rio, tapi kali ini Ardan bersikap netral.

Dia tak mau ikut campur masalah pribadi Salma. Pak Ardan lebih baik fokus jadi Bapak yang baik, mencari rejeki dengan jualan ayam geprek keliling. Rio mati kutu. Rio pun curhat ke Bima, meminta pendapat Bima, bagaimana caranya supaya Salma mau memaafkan kesalah besar Rio kepada Salma.

Masalah ekonomi keluarga Salma semakin parah, gara-gara pesanan ayam geprek palsu (ulah Alex) Pak Ardan harus ngutang ayam dan kehilangan gerobak ayam geprek untuk jualan ayam geprek. Terpaksa Salma jualan ayam geprek dengan keranjang jinjing. Untung Ardan, dan Adik-adik Salma mau membantu Salma.

Rio makin syock, saat dia hendak datang ke kantornya, kantor itu sudah di segel bank. Rio marah besar ke Vira yang juga sedang ada di sana. Tetapi Bu Sofie dan Vira juga panik, ternyata Alex tanpa sepengatahuan mereka menjaminkan aset-aset perusahaan itu ke bank untuk utang piutang.

Masalah semakin pelik ketika Salma dituduh terlibat dalam kebangkrutan perusahaan dan utang piutang. Vira dan Bu Sofie menuduh Salma dan Alex bersekongkol, apalagi ada bukti tarnsferan sebesar Rp 700 juta ke rekening atas nama Salma. Rio benar-benar habis, biaya rumah sakit membengkak tak bisa dia lunasi. Rio harus berjuang mati-matian mencari biaya rumah sakit ibunya dan juga membantu membebaskan Salma dari semua tuduhan Vira dan Bu Sofie.