Sukses

Sebelum Peran Freddie Mercury, Rami Malek Sering Ditawari Jadi Teroris

Liputan6.com, Hollywood - Nama Rami Malek mulai menjadi perhatian setelah ia memerankan Freddie Mercury di biopic Queen, Bohemian Rhapsody. Namun banyak yang tak tahu bahwa aktor 37 tahun ini memiliki perjalanan karir yang panjang.

Rami pernah memerankan mumi dalam film Night At The Museum dan juga serial TV peraih Emmy, Mr Robot.

Memiliki pencapaian karir yang cukup baik, Rami memang menaruh 101% usaha dalam tiap karyanya. Ternyata pada awal karirnya ia sering diplot sebagai pemeran teroris. Lalu apa yang ia lakukan atas tawaran itu? Well, ada banyak hal menarik dari aktor 37 tahun berwajah baby face ini.

Pria satu ini amat sederhana dan tak banyak gaya. Meski demikian semua penampilannya di depan kamera amat outstanding. Berawal dari peran kecil, hingga kini memerankan Freddie Mercury sang ikon musik dunia.

 

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

2 dari 3 halaman

Ambil Les Piano

Saat pertama kali ditawari peran sebagai Freddie Mercurry ia langsung jujur tentang skill-nya. "Aku bilang 'Aku tak bisa main piano, tak bisa bernyanyi, aku tak merasa bisa menari sama sekali," ujar Rami dilansir dari GQ Middle East.

Saat menerima project satu ini, Rami langsung terbang ke London. Ia melakukan pendalaman karakter yang amat total. Mulai dari mengambil les piano, gitar, vokal, hingga menari. 

Rami belajar dengan sejumlah koreografer untuk mempelajari aksi panggung Freddie. Nampaknya totalitasnya terbayar dengan baik. Bila kita lihat di trailer dan teasernya, Rami bisa bermain piano sesuai ritme denngan baik.

 

3 dari 3 halaman

Peran Teroris

Menurut Rami, Bohemian Rhapsody lebih dari sekedar memoar tentang perjalanan Queen. Lebih dari itu, tersimpan pesan moral yang mendalam. Freddie Mercury menjadi inspirasi bagi mereka yang tak miliki suara, terlupakan, dan tersisihkan. 

"Film ini memiliki tujuan yang luas, meski ini bukan kewajibanku, tapi aku harap penonton merasa terinpirasi untuk menyuarakan suara mereka dan kebenaran dari melihat film ini," ujar Rami.

Pencapaian karir Rami hingga saat ini bukan melalui jalan yang mulus. Karena wajahnya yang sangat Timur Tengah, ia banyak ditawari peran menjadi teroris. Ia pun banyak menolak tawaran peran karena menurutnya hal ini tak tepat. 

"Dulu sering sekali terjadi 'Oh dia cocok jadi teroris. Dia teroris banget!' Kemudian aku merasa cukup dengan semua itu. Ini bukan sesuatu yang aku inginkan," kenang Rami. (Kapanlagi.com/ Rezka Aulia)