Sinopsis 100 Days My Prince, Kisah Romantis dari Dinasti Joseon

Drama 100 Days My Prince adalah program televisi dengan rating tertinggi dibandingkan acara lain di slot waktu yang sama.

Diterbitkan 12 September 2018, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Seoul - Pecinta drama K-Pop kini kembali dimanjakan dengan kehadiran serial baru yang bertajuk 100 Days My Prince. Drama yang dibintangi DO EXO dan Nam Ji Hyun ini, memang telah dinanti khalayak.

Terbukti, episode perdana serial komedi romantis yang juga dikenal dengan judul 100 Days Husband ini meraih rating tinggi, mencapai 6,4 persen pada puncaknya.

Dilansir dari Soompi, Rabu (12/9/2018), 100 Days My Prince adalah program televisi dengan rating tertinggi dibandingkan acara lain di slot waktu yang sama.

Lantas, seperti apa cerita 100 Days My Prince?

Kenangan Masa Kecil

Serial drama 100 Days My Prince yang berlatar era dinasti Joseon ini mengisahkan cerita Pangeran Lee Yool (DO EXO) dan teman masa kecilnya, Yoon Yi Seo (Nam Ji Hyun).

Sejak kecil, Lee Yool telah terpesona dengan sahabatnya ini, dan bertekad untuk menikahinya. Hanya saja intrik politik di kerajaan menghancurkan keluarga Yi Seo. Ayah Lee Yool bahkan memerintahkan kaki tangannya untuk membunuh ayah Yi Seo. 

Keluarga Yi Seo bahkan harus bersembunyi dan mengganti identitas. Yi Seo kini bernama Hong Shim.

Pangeran Amnesia

Bertahun-tahun kemudian, keduanya tumbuh dewasa di lingkungan yang berbeda. Lee Yool yang menjadi putera mahkota, memerintahkan pemuda-pemudi yang masih lajang untuk menikah dalam jangka waktu sebulan.

Ia tak tahu bahwa Hong Shim, adalah wanita lajang tertua di desanya.

Karena sesuatu dan lain hal, Lee Yool mengalami amnesia dan hidup di luar istana. Kini, ia menyandang nama Won Deuk, dan hidup sebagai seorang pria yang tak bisa diandalkan. Tanpa ingatannya, kini sang Pangeran bertemu kembali dengan cinta masa kecilnya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fariz RM Merasa Dikhianati Orang yang Pernah Dibantu, Soroti Etika dalam Kasus Hak Cipta

Ratnaning Asih, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan