Masuk Grup Neraka, Empat Juara Provinsi Bertarung di Konser Final Top 20 LIDA Malam Ini

Konser Final Top 20 LIDA sendiri akan langsung dilanjutkan dengan pertarungan empat juara provinsi lainnya dari Grup 4.

Diterbitkan 27 Maret 2018, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tersingkirnya Jono di Result Show Grup 3 Konser Final Top 20 Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yang berlangsung Senin (26/3/2018) tadi malam masih jadi bahasan seru para pencinta berat kontes nyanyi terbesar Indosiar tersebut. Hingga Selasa (27/3/2018) siang ini, bahkan makin banyak saja kicauan penggemar yang mengaku tak rela di media sosial Twitter dan Instagram.

Kebanyakan dari mereka menyayangkan keputusan dewan dangdut yang memilih mengeliminasi juara Provinsi Jawa Tengah tersebut. Pasalnya, Jono tampil spektakuler di konser malam pertama yang digelar Minggu (25/3/2018) lalu. Saat itu, ia tak hanya berhasil menyapu bersih standing ovation dari keenam dewan dangdut, Jono juga sukses jadi penerima SMS tertinggi. Sayang, penampilannya malah menurun di result show dengan SMS yang juga merosot tajam. Hingga akhirnya dewan dangdut pun memutuskan Jono yang tereliminasi dari Grup 3.

Usai keriuhan ini, Konser Final Top 20 LIDA sendiri akan langsung dilanjutkan dengan pertarungan empat juara provinsi lainnya dari Grup 4. Grup ini disebut-sebut sebagai grup neraka. Apa yang membuatnya disebut demikian dan siapa saja penghuni grup ini? Simak ulasannya di sini.

Arif (Sumatera Barat), Hariyanti (Sulawesi Tengah), Rara (Sumatera Selatan), dan Yuni (Jawa Timur) harus berjuang keras setelah dipastikan mengisi Grup 4 LIDA. Sejak pembagian grup baru diumumkan, Grup 4 digadang-gadang bakal menghadirkan persaingan sengit. Empat juara provinsi diharuskan menampilkan aksi terbaik mereka demi bisa merebut tiket ke babak berikutnya.

 

 

Tiga Nama Diunggulkan

Dari Grup 4 sendiri, tiga nama pertama lebih diunggulkan. Arif, yang tak bisa melihat, berhasil memukau dewan dangdut pada tiap penampilannya. Dewan dangdut pun sampai dibuat kehabisan kata-kata. Standing ovation dari keenam dewan dangdut dengan mudah selalu disapu bersih. Tak hanya menguasai panggung, Arif juga selalu kokoh di puncak daftar polling SMS. Raihan SMS terakhirnya minggu lalu di Grup 7 bahkan mencapai angka tertinggi yaitu 46,94%.

Nama kedua yang paling diantisipasi adalah Rara. Rara selalu menuai pujian karena bisa tampil sangat bagus dengan karakter suara dan teknik vokalnya yang mantap di usianya yang masih belia. Rara baru berusia 16 tahun, tapi ia sudah jago menguasai panggung. Aksi panggungnya yang spektakuler selalu memaksa dewan dangdut memberikan standing ovation. Seperti Arif, Rara juga mendominasi perolehan SMS di tiap grup yang ia tempati.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Hernowo Anggie, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan