Wamil, 3 Artis Korea Ini Tersandung Kasus

Bukan hanya T.O.P Big Bang para artis Korea Selatan ini ternyata juga tersandung kasus hukum saat menjalani wajib militer.

Diterbitkan 05 Juni 2017, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dunia K-Pop baru saja digemparkan dengan kasus yang menimpa personel Big Bang, T.O.P. Berdasarkan laporan dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, hasil tes folikel rambut T.O.P menunjukkan bahwa ia positif mengonsumsi ganja.

Berita ini memang cukup mengejutkan, pasalnya T.O.P Big Bang saat ini tengah menjalani wajib militer sebagai seorang anggota polisi.

Ternyata, T.O.P bukanlah satu-satunya artis Korea Selatan yang tersandung kasus dengan pihak kepolisian. Sebelumnya, ada beberapa artis yang juga terlibat kasus dengan pihak kepolisian. Siapa saja artisnya, berikut ulasannya.

Kim Hyun Joong

Kim Hyun Joong, merupakan salah satu artis yang terlibat masalah hukum saat menjalani wajib militer. Pemain drama Boys Over Flower ini dituduh melakukan kekerasan kepada kekasihnya yang mengakibatkan keguguran.

Saat itu, Kim Hyun Joong, menerima tuntutan sebesar 1,6 triliuin Won sebagai ganti rugi untuk kekasihnya yang disebut sebagai Nona Choi. Walaupun tuntutan tersebut dilayangkan sebelum ia menjalani wamil, tetapi selama menjadi tentara, Kim Hyun Joong, beberapa kali hadir untuk pemeriksaan di kantor kepolisian.

Kim Hyun Joong (Key East Entertainment)

Namun, setelah dua tahun akhirnya kasus yang membelit Kim Hyun Joong, pun menemui titik terang. Dilansir dari Soompi belum lama ini, mantan kekasih Kim Hyun Joong selama ini mengajukan bukti-bukti palsu. Jaksa mengungkapkan bahwa Nona Choi memanipulasi bukti termasuk menghilangkan berbagai percakapan pesan mereka.

Setelah diselidiki, Nona Choi rupanya tidak pernah hamil apalagi mengalami keguguran karena tindak kekerasan yang dilakukan Kim Hyun Joong. Bahkan saat ia menuduh Kim Hyun Joong memaksanya aborsi, Nona Choi tidak hamil.

Park Yoo Chun


Salah satu personel JYJ, Park Yoochun, juga sempat tersandung kasus hukum saat menjalani wajib militer. Saat itu, Park Yoochun dilaporkan ke Kepolisian Gangnam, Seoul, Korea Selatan, oleh seorang wanita bernama Lee atas tuduhan pelecehan seksual.

Namun selang beberapa hari, tuduhan terhadap mantan personel DBSK tersebut dicabut. Berdasarkan keterangan kekasih korban, saat peristiwa berlangsung, Lee juga dalam keadaan mabuk sama seperti Yoochun.

Saat kejadian tersebut, pihak Park Yoochun sempat dimintai uang sebesar 1 miliar Won. Uang tersebut akan dipakai untuk mengurus kepindahan wanita itu dari Korea ke negara lain.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Karena merasa tidak ada bukti, pihak agensi Yoochun pun menolak permintaan tersebut. Lalu, pada hari yang sama, laporan atas tuduhan pelecehan seksual kepada Yoochun pun diajukan ke pihak berwajib. Setelah sempat alot dan banyaknya berita simpang siur terkait bukti yang diterima kepolisian. Akhirnya Park Yoochun dinyatakan bebas pada Juli 2016 lalu.

Halaman
Show All
Istihanah Soejoethi, Meiristica Nurul, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan