Wonder Woman, Si Cantik Perkasa Penyelamat DC Universe

Film Wonder Woman adalah satu paket lengkap yang menawarkan laga, humor, romansa, serta pesona Gal Gadot.

Diterbitkan 01 Juni 2017, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Masih ingat kekacauan bernama Batman v Superman: Dawn of Justice? Meski penonton dan kritikus kompak mencemooh film garapan Zack Snyder ini, ada satu hal menyenangkan dalam film tersebut. Yakni, kemunculan Wonder Woman yang diperankan Gal Gadot.

Setiap riff gitar khas Wonder Woman terdengar, bak muncul oase di sela-sela Batman v Superman.

Wonder Woman  (Warner Bros)

Setelah Batman v Superman, kritik atas film DC Extended Universe tak juga membaik—meski tetap laku luar biasa. Suicide Squad yang ditunggu-tunggu penggemar justru menerima cacian. Dan tampaknya, pertaruhan nama baik DC Extended Universe kembali dipikul oleh Wonder Woman, lewat film solonya yang mulai dirilis sejak Rabu (31/5/2017) di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Gal Gadot kembali mengenakan seragam Wonder Woman dalam film berdurasi 140 menit ini. Namun di setengah awal film, ia belum berstatus sebagai superhero. Ia adalah Diana, putri dari Ratu Amazon, Hippolyta (Connie Nielsen), yang hidup menyepi di pulau misterius, Themyscira.

Meski hidup di tengah para ksatria wanita ciptaan Zeus yang jago bertarung, Diana justru dilarang mempelajari bela diri oleh sang ibu. Upaya nekat bibinya, Jenderal Antiope (Robin Wright), untuk mengajarinya pun berbuah kemarahan sang ibu.
Namun sebuah peringatan dari Antiope tentang kembalinya sang Dewa Perang, Ares, membuat sikap Hippolyta melunak, dan membiarkan putrinya mempelajari seni bertarung suku Amazon.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Belasan tahun kemudian, Diana yang kini telah menjadi ksatria muda Amazon, menyaksikan satu hal yang baru pertama kali ia lihat seumur hidupnya: seorang pria. Orang tersebut adalah Steve Trevor (Chris Pine) seorang mata-mata Inggris yang pesawatnya jatuh di perairan Themyscira saat dikejar oleh Nazi. Kedatangan Steve Trevor, membuka mata Diana tentang perang dunia memakan ribuan jiwa tak berdosa. Apalagi seorang ilmuwan Nazi gila, Maru (Elena Anaya), tengah mengembangkan senjata kimia baru yang luar biasa berbahaya. Diana yakin bahwa perang tersebut adalah ulah sang Dewa Perang, Ares. Membangkang larangan ibunya, Diana pergi bersama Steve Trevor ke dunia manusia untuk mengalahkan Ares. Yang tak ia sadari, sang ibu tengah menyembunyikan jati diri Diana yang sebenarnya. Termasuk hubungan Diana dan Ares.

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan