Sukses

Mengenang 6 Lagu Abadi Prince

Liputan6.com, Los Angeles - Dunia musik baru saja kehilangan salah satu pemain terbaiknya. Seperti dilaporkan Fox News, Jumat (22/4/2016), penyanyi ternama asal Minnesota, Prince, meninggal dunia di usianya yang ke-57 tahun.

Pencipta lagu "When Doves Cry" itu ditemukan tewas di dalam lift di komplek tempat tinggalnya di Paisley Park, Minnesota, Kamis pagi. Kejadian ini cukup mengejutkan karena pada enam hari sebelumnya, tepatnya pada 16 April 2016, Prince masih mampu tampil di sebuah konser.

Namun, jalan hidup seseorang memang tak pernah bisa ditebak. Setelah meluncurkan lebih dari 39 album, termasuk soundtrack film pertama "Batman", Prince kini pergi dan mengukuhkan namanya sebagai seorang legenda.

Untuk mengenang kejayaan Prince, Liputan6.com akan merangkum enam lagu paling memorable milik Prince dari tahun di era 1978 hingga 2015 kemarin. Siapa tahu, salah satunya adalah lagu favoritmu:

1 dari 6 halaman

I Wanna Be Your Lover

"I Wanna Be Your Lover" adalah single pertama dari album kedua Prince. Mengusung nuansa disko yang lebih kental ketimbang lagu-lagu di album pertama, single rilisan 24 agustus 1979 ini sukses menjadi jejak perdana Prince di Billboard 100.

Saking terkenalnya, "I Wanna Be Your Lover" sampai mendapat sertifikasi Gold pada 18 Maret 1980 silam.

2 dari 6 halaman

Let's Go Crazy dan I Would Die For You

Selain menjadi penyanyi populer, Prince juga dikenal dengan kemampuan aktingnya. Di tahun 1990 contohnya, sebuah film bertajuk Purple Rain sukses mengeruk pendapatan yang mencapai US$ 80 juta. Padahal, film ini hanya memakai budget senilai US$ 7,2 juta.

Tidak hanya itu, soundtrack dari film ini juga laku keras. Terutama dua single andalannya, yaitu "I Would Die 4 You" dan tentunya "Let's Go Crazy".

3 dari 6 halaman

The Beautiful Ones

Dari keseluruhan lagu yang ada di soundtrack Purple Rain,  "The Beautiful Ones" mungkin boleh disebut sebagai salah satu single yang paling menonjol di sejarah karier Prince.

Single ballad rilisan 1990 ini memiliki reff yang cukup kuat. Sebuah adegan menawan di filmnya juga semakin menguatkan pesan romantis yang tersimpan di dalamnya.

4 dari 6 halaman

When 2 R in Love

"When 2 R in Love" mungkin tidak terlalu populer di kalangan pendengar musik. Namun, dari segi musikalitas, single yang terdapat di The Black Album ini sangatlah membanggakan.

Bahkan, tak hanya "When 2 R in Love", keseluruhan lagu di album itu juga memiliki kualitas yang mumpuni. Sejumlah kritikus musik pun tak segan memberi nilai tinggi kepada album rilisan 22 November 1994 ini.

5 dari 6 halaman

Raspberry Beret

Raspberry Beret merupakan single pertama Prince yang dirilis di Amerika Serikat. Single yang dikerjakan bersama bandnya, The Revolution, tersebut terdapat di album ketujuh yang bertajuk Around the World in a Day.

Bagi yang paham betul dengan karakteristik karya-karya Prince, Raspberry Beret memiliki komposisi yang berbeda jauh dengan single-single sebelumnya. Liriknya sendiri bercerita soal pengalaman bercinta pertama seorang remaja.

Artikel Selanjutnya
Sambut Meghan Markle Jadi Duchess of Sussex, Warga: Kami Bahagia
Artikel Selanjutnya
Cara Manis Pangeran Harry - Meghan Markle Kenang Putri Diana di Resepsi Pernikahan