10 Film Indonesia Terlaris 2015 Beserta Pendapatannya

BookMyShow baru saja memberikan daftar 10 Film Indonesia dengan Pendapatan Terbesar Selama 2015.

Diterbitkan 26 Januari 2016, 15:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Negeri Van Oranje

Pendapatan kotor: Rp 14,4 miliar

Kisah cinta masih menjadi genre favorit perfilman di Indonesia, salah satunya Negeri Van Oranje. Film yang disutradarai Endri Pelita ini berhasil ditonton 481 ribu orang selama 2015, membuatnya berada di urutan ke-9 film bioskop yang paling banyak ditonton tahun lalu. Negeri Van Oranje mengisahkan tentang persahabatan antara Tatjana Saphira, Chicco Jerikho, Abimana Aryasatya, Arifin Putra, dan Ge Pamungkas.

 

Apa muatan film Ngenest: Ketika Hidup Perlu Ditertawakan yang membuat filmnya layak disebut penting?

Ngenest

Pendapatan kotor: Rp 19 miliar

Meski baru dirilis pada 30 Desember 2015, dalam sekejap film yang disutradarai, ditulis, dan dimainkan oleh Ernest Prakasa ini berhasil menyedot 630 ribu penonton dan membuatnya berada di peringkat 8 jumlah penonton film bioskop terbanyak selama 2015. Ngenest turut disukseskan oleh sejumlah nama beken, seperti Lala Karmela, Morgan Oey, Kevin Anggara, Brandon Salim, dan Bene Dion.

Posisi 7 - 5

3 Dara

Pendapatan kotor: Rp 20 miliar

Tora Sudiro kembali menghiasi layar bioskop lewat perannya bersama Adipati Dolken dan Tanta Ginting dalam film 3 Dara. Dirilis pada September 2015, film karya sutradara Ardy Octaviand ini sukses menarik 666 ribu penonton.

 

Adegan film Di Balik 98 (dok.MNC Pictures)

Di Balik 98

Pendapatan kotor: Rp 20,5 miliar

Penikmat film ternyata masih menyukai sejarah. Dilatarbelakangi kisah keruntuhan Orde Baru, film ini menceritakan mengenai perjuangan keluarga dan pengorbanan cinta pada masa itu. Disutradarai Lukman Sardi, Di Balik 98 ditonton oleh 685 ribu orang pada 2015. Di Balik 98 dibintangi sejumlah bintang muda, seperti Chelsea Islan, Boy William, Donny Alamsyah, dan Ririn Ekawati.

 

Michelle Ziudith dan Dimas Anggara di film Magic Hour. (foto: courtesy of Magic Hour)

Magic Hour

Pendapatan kotor: Rp 25,7 miliar

Lagi-lagi film yang diangkat dari novel menjadi yang terlaris. Kali ini adalah karya Tisa TS. & Stanley Meulen yang berjudul Magic Hour: Let in the Unexpected. Film yang sukses menyedot 860 ribu penonton ini menceritakan tentang kerumitan kisah cinta antara Dimas Anggara, Michelle Ziudith, Rizky Nazar, dan Nadia Arina.

Posisi 4 & 3

Bulan Terbelah di Langit Amerika

Pendapatan kotor: Rp 27,3 miliar

Rizal Mantovani kembali unjuk kebolehan dalam pembuatan filmnya. Kali ini, sang sutradara mengangkat kisah novel karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dengan judul yang sama. Sejumlah aktor dan aktris muda Indonesia turut membintangi film ini. Sebut saja Acha Septriasa, Abimana Aryasatya, Nino Fernandez, Rianti Cartwright, dan Hannah Al Rashid. Film ini ditonton 900 ribu penonton pada 2015.

 

Film Comic 8: Casino Kings menembus satu juta penonton dan diperkirakan akan terus bertambah.

Comic 8: Casino Kings part 1

Pendapatan kotor: Rp 36,3 miliar

Setelah sukses dengan Comic 8 sebagai film dengan pendapatan kotor terbesar pada 2014, Falcon Pictures membuat sekuel Casino Kings part 1. Film yang disutradari Anggy Umbara ini masih diperankan para comic, seperti Ernest Prakasa, Mongol Stres, Kemal Pahlevi, dan berhasil menyedot 1,2 juta penonton.

 

Posisi 2 & 1

Single 

Pendapatan kotor: Rp 39,5 miliar

Film yang disutradarai sekaligus diperankan oleh Raditya Dika ini berhasil ditonton oleh 1,3 juta penonton. Single menceritakan mengenai petualangan Raditya Dika untuk mengakhiri status jomblo yang telah lama disandangnya.

 

Aktris cantik Laudya Chyntia Bella saat menghadiri press screening film "Surga Yang Tak Dirindukan" di Jakarta, Selasa (7/7/2015). Film ini diadopsi dari novel yang berjudul sama Surga Yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia. (Liputan6.com/Panji Diksana)

Surga yang Tak Dirindukan 

Pendapatan kotor: Rp 45,7 miliar

Film karya sutradara Kuntz Agus ini diangkat dari novel dengan judul yang sama dari penulis Asma Nadia. Film yang menceritakan seputar pernikahan poligami ini, dibintangi Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, dan Raline Shah. Setelah rilis pada 15 Juli 2015, film ini sudah ditonton oleh 1,5 juta penonton.

Jadi, siapa bilang film Indonesia tidak layak untuk ditonton? Dengan menontonnya di bioskop, Anda turut andil untuk mendukung peningkatan kualitas produksi film Tanah Air. Bangga film Indonesia!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan