Insiden Bom Sarinah, Ahmad Dhani Salahkan Pemerintah

Ahmad Dhani juga tak yakin kalau hal tersebut ulah organisasi militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Diterbitkan 18 Januari 2016, 01:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bom yang meledak di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dianggap musisi Ahmad Dhani sebagai rentetan peristiwa tragis kemanusiaan yang terulang. Ia juga tak yakin kalau hal tersebut ulah organisasi militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Kalau ini adalah (ulah) anak bangsa yang jadi teroris untuk bangsanya sendiri," ucap Ahmad Dhani memberi analisa saat menggelar jumpa pers di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (17/1/2016).

Baca Juga

  • Fedi Nuril Dapat Istri dari Broadcast BBM
  • Jakarta Dibom, Ahmad Dhani Minta Maaf ke ISIS
  • Lagu Transformers Ini Dikira Punya Ariel NOAH

Pentolan Dewa 19 ini justru menyalahkan pemerintah atas aktivitas radikalisme yang muncul silih berganti dan menodai Indonesia sebagai negara yang bebas terorisme.

"Ini yang luput dari pantauan kita semua. Bahwa sebenarnya negara punya peran yang cukup besar dalam pembiaran pikiran radikalisme," papar Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani mengklarifikasi apa yang dituliskannya di sosial media perihal bom Sarinah.

Sejauh ini, dikatakan dia, pemerintah telah gagal dalam menghalau aktivitas yang berhubungan dengan penyebaran aksi radikalisme di Indonesia.

"Kita harus kasihan sama anak bangsa yang jadi teroris. Mereka adalah korban pemerintah yang tidak bisa menghalau pemikiran radikal. Makanya mereka jadi teroris di Indonesia," tutup dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Betrand Peto Cerita Pengalaman Perdana Syuting Sinetron, Akui Deg-degan

Hernowo Anggie, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan