Laudya Cynthia Bella, Antara FFB 2005, 2012 dan 2015

Festival Film Bandung (FFB) merekam perjalanan karier sekaligus spiritual Laudya Cynthia Bella.

Diterbitkan 14 September 2015, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di film yang diangkat dari roman klasik karya Hamka itu Bella sebagai Zainab yang mencintai Hamid (Herjunot Ali). Akting Bella sebagai gadis Melayu nan anggun yang menjunjung budaya kesopanan khas Timur yang kental, mampu ia mainkan dengan baik. Maka,di Festival Film Bandung tahun 2012 Bella masuk nominasi Pemeran Utama Wanita Terpuji. Sayang, ia kalah oleh Prisia Nasution lewat Sang Penari.

Saat membintangi Di Bawah Lindungan Kabah, Bella yang kita kenal bukan lagi yang dulu membintangi Virgin. Bella sudah semakin matang. Film yang ia bintangi sudah semakin banyak. Ia juga sudah sempat mencicipi dunia musik dengan grup vokal Bukan Bintang Biasa.

Tahun 2013 ia kembali ke layar lebar lewat peran Djenar di Belenggu, sebuah film horor psikologis karya Upi Avianto. Aktingnya diganjar nominasi FFI dan meraih prestasi Pemeran Utama Wanita Terfavorit Indonesian Movie Awards (IMA). Tahun berikutnya, 2014, jadi tahun tersibuk mantan kekasih Chicco Jerikho ini.

Ia main peran kecil (sebagai Marbel) namun mencuri perhatian di Haji Backpacker (sampai mendapat nominasi Pemeran Paling Memukau Piala Maya); lalu ikut main Tak Kemal Maka Tak Sayang dan peran pembantu di Assalamualaikum Beijing.

Tahun kemarin jadi titik balik yang baru bagi Laudya Cynthia Bella. Ia menutup aurat tubuhnya dengan mengenakan hijab. Seketika semua orang tersadar, Bella jauh lebih cantik ketika mengenakan hijab.

Sepuluh atau lima belas tahun lalu seorang seleb bakal berpikir panjang sebelum memutuskan berhijab. Banyak yang merasa bakal kehilangan kontrak pekerjaan bila berhijab.

Foto: Instagram/@laudyacynthiabella

Namun, kondisinya kini lain. Di masyarakat umum kian banyak wanita berhijab. Mereka bahkan memunculkan pasar atau market baru: kelas menengah Muslim.

Kelas menengah Islam yang Muslimah tentu berhijab sebagai bagian dari gaya hidup sesuai syariat yang mereka yakini. Dari sini kemudian juga muncul berbagai produk islami macam kosmetik halal hingga asuransi syariah.

Adegan film Surga Yang Tak Dirindukan. (dok.MD Pictures)

Di sini kemudian, Laudya Cynthia Bella dan seleb-seleb lain yang berhijab mendapat berkah job jadi bintang iklan produk-produk bernuansa syariah. Saat artis berhijab kian diterima sebagai bagian dari budaya pop kita, mereka pun lalu membintangi film tanpa perlu melepas jilbabnya.

Peran sebagai Arini di Surga yang Tak Dirindukan memang seolah ditakdirkan untuk Bella. Di usia 27 tahun kini, dengan pengalaman akting dari gadis labil yang terjebak pergaulan bebas di Virgin, Bella yang sudah matang sebagai aktris kini memutuskan berhijab pula.

Menengok perjalanan kariernya seperti juga melihat perjalanan spiritualnya dari yang berpakaian terbuka (Virgin), gadis sopan berkerudung (Di Bawah Lindungan Kabah), lalu kini jadi wanita Muslimah yang menutup aurat sepenuhnya (Surga yang Tak Dirindukan). Dan Festival Film Bandung merekam perjalanan itu. Selamat buat, Laudya Cynthia Bella.** (Ade/fei)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Ferry NoviandiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan