Roy Suryo Mengungkap Keaslian Lagu <i>Tinggal Kenangan</i>

SAAT ini muncul titik terang perihal keaslian lagu Gaby. Fakta itu terungkap melalui upaya yang ditempuh pakar telematika Roy Suryo. Ia berhasil membongkar misteri lagu berjudul <i>Tinggal Kenangan</i> untuk kali pertama melalui kecanggihan teknologi.

Diterbitkan 16 Juli 2008, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
SAAT ini muncul titik terang perihal keaslian lagu Gaby. Fakta itu terungkap melalui upaya yang ditempuh pakar telematika Roy Suryo. Ia berhasil membongkar misteri lagu berjudul Tinggal Kenangan untuk kali pertama melalui kecanggihan teknologi.
Roy menyelidiki rekaman video saat Abe membawakan lagu Tinggal Kenangan di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dipanegara, Makassar, Sulawesi Selatan. Vokalis Sang Dipa itu ada di sebuah acara yang berlangsung 11 Juli 2005. Abe adalah rekan Pay, yang kini membentuk band Caramel. "Seratus persen bisa saya jamin dia adalah penyanyinya (Abe)," ucap Roy di Yogyakarta, Jawa Tengah.
Menurut Roy, rekaman video Gaby berdurasi dua menit yang beredar di internet bukan asli. Rekaman itu cuma penggalan video di acara yang digelar di STMIK Dipanegara. "Diremix sampai 4 menit dan ada pengulangan refrain-nya. Peristiwa itu berlangsung 11 Juli 2005," tutur pria kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968. Acara itu bertajuk Enam Tahun Sang Dipa (Sanggar Dipanegara).
Tinggal Kenangan sempat diakui sejumlah penyanyi di beberapa daerah. Masing-masing mengklaim sebagai pencipta lagu itu. Bahkan sosok Gaby yang kematiannya dikenal misterius tampil di muka umum. Wanita asal Bekasi, Jawa Barat itu bercerita kisah asmaranya yang kandas. Ia bilang, sepulang sang pacar main ke rumahnya tiba-tiba mengalami kecelakaan. "Pulangnya ada insiden. Di tol Bekasi, Pondok Gede," kata dara berambut panjang itu.
Molly, gadis kelahiran Medan, Sumatra Utara juga angkat bicara. Ia mengklaim lagu Tinggal Kenangan adalah ciptaannya. Molly sempat kesal. Menyusul lagu yang dibuat tahun 2007 itu dikaitkan dengan peristiwa bunuh diri. Namun dara bertubuh ramping ini tak mau ambil pusing. "Buat apa. Lagian banyak yang mengaku. Nanti disangka kita mencuri sebuah ketenaran," ujar dia.
Terkait persoalan ini Molly dan teman-temannya datang ke Jakarta. Bukan untuk mendapatkan hak cipta. Namun dia hanya ingin yang merekam video mengungkap fakta ini. "Supaya dia juga bisa berani ngomong di depan publik siapa yang menyanyikan dan siapa yang menciptakan lagu. Karena cuma dia satu-satunya kunci yang tahu semua misteri ini," kata Molly. Ia bahkan bersedia suara di lagu itu disamakan dengan suaranya.
Kejadian ini direspons beragam sejumlah musisi dan pengamat musik. Benarkah ada skenario kebohongan yang sengaja dirancang buat mendongkrak popularitas band baru? Ataukah cuma mencari sensasi? Menurut Yovie Widianto, semua ini adalah ulah beberapa pelaku industri musik. "Kami sih melihat ini industri saja," kata Yovie.
Beda dengan penilaian Denie Sakri, pengamat musik. Ia mempertanyakan dua lagu yang sama bisa diciptakan dua orang berbeda. "Itu nggak mungkin. Salah satunya pasti pembohong," tutur Denie.(As)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Larissa Chou Tanggapi Isu Selingkuh Setelah Gugat Cerai Ikram Rosadi: Basi Banget!

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan