Sukses

Tentang Makna Ending Film Tabula Rasa (SPOILER ALERT!)

Liputan6.com, Jakarta Sudah nonton Tabula Rasa? Jika belum, sempatkanlah. Lalu Anda baru boleh baca artikel ini. Yang sudah nonton silakan lanjut baca.

SPOILER: paragraf berikut membicarakan bagian akhir film Tabula Rasa.

`Tabula Rasa` yang disutradarai Adriyanto Dewo, memiliki akhir cerita begini:

"Setelah resmi menjadi koki rumah makan Padang, tokoh kita, Hans (diperankan Jimmy Kobogau) berjalan keluar rumah makan. Ia mengambil jalan ke kiri. Kamera kemudian menyorot Hans hingga kejauhan meninggalkan rumah makan."

Ke mana Hans pergi? Apakah ia pergi meninggalkan rumah makan yang baru saja mengangkatnya sebagai juru masak?

Liputan6.com bertanya khusus pada produser Lifelike Pictures yang memproduksi Tabula Rasa, Sheila Timothy tentang arti adegan tersebut.

Produser cantik yang akrab disapa Lala itu berujar, maksud adegan itu bukan berarti Hans meninggalkan rumah makan. Justru katanya, adegan itu kian menegaskan Hans telah menemukan tujuan baru dari jalan hidupnya.

"Itu gaya orang Papua, sebetulnya," Lala memulai penjelasannya saat bertandang ke kantor redaksi, Jumat (3/10/2014) pagi, "Orang Papua itu kalau pergi ke luar rumah selalu satu sisi, kanan terus atau kiri terus. Di film, Hans tadinya selalu ambil jalan ke kanan terus, tapi di akhir film ia ambil jalan ke kiri. Itu simbolis. Artinya, dia sudah siap mengambil jalan hidup baru."

Ini artinya, Hans telah menemukan tujuan hidupnya sebagai koki di rumah makan Padang. Hans semula punya mimpi jadi pemain bola di Jakarta. Mimpi itu kini sudah digantinya. Demikianlah makna akhir cerita Tabula Rasa. (Ade/Rul)