Liputan6.com, Jakarta - Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berlanjut pada sesi kedua perdagangan saham Senin, (12/10/2026). Tekanan IHSG hari ini dinilai didorong sejumlah faktor internal dan eksternal, salah satunya geopolitik di Timur Tengah.
Mengutip data RTI, pada perdagangan saham sesi kedua, Senin, (12/10/2026), saat dipantau pukul 14.27 WIB, IHSG merosot 2,29% menjadi 5.952. Pada pukul 14.43 WIB, IHSG kembali tertekan 2,5% ke 5.940. Indeks saham LQ45 turun 1,5% menjadi 592,30. Seluruh indeks saham acuan tertekan.
Lalu apa saja penyebab IHSG yang tertekan pada awal pekan ini?
Advertisement
Senior Market Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, pelemahan tajam IHSG belakangan ini didorong kombinasi tekanan eksternal dan dinamika arus modal domestik.
Tingkat imbal hasil obligasi AS (yield US 10-Year) yang masih berada di level tinggi serta penguatan Indeks Dolar AS (DXY) memicu tekanan aliran dana investor asing yang keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Aksi jual bersih oleh investor asing terpantau masih melanda saham-saham berkapitalisasi besar (big-cap),” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.
Selain itu, ia menuturkan, pergerakan harga komoditas global serta sikap pasar yang cenderung wait and see terhadap rilis data ekonomi AS dan kepastian arah suku bunga The Federal Reserve (the Fed) turut menahan selera risiko investor di pasar saham domestik.
Seiring koreksi IHSG, bagaimana strategi investor saham?
Nafan menuturkan, pelaku investor dapat melaksanakan strategi buy on weakness secara bertahap pada saham-saham blue chip bernilai fundamental solid yang harganya sudah terdiskon.
“Selain itu, merotasi sebagian portofolio ke sektor defensif seperti emiten pembagi dividen tinggi dapat membantu menjaga stabilitas investasi,” kata dia.
Tekanan Sentimen Eksternal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182878/original/054164800_1744109078-20250408-Penutupan_IHSG-HER_7.jpg)
Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG merosot didorong konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Houthi menyerang Arab Saudi dan diperkirakan Amerika Serikat (AS) akan turut membantu Arab. "Di sisi lain, pasar cenderung menanti akan ada rilis data inflasi China dan Amerika Serikat pada 14 Oktober 2026,” ujar Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Sedangkan dari sentimen internal, Herditya belum ada yang mempengaruhi IHSG. "Jadi dikatakan wajar atau tidaknya (penurunan IHSG-red) menurut kami yang relatif saja karena memang pergerakannya masih downtrend,” kata dia.
619 Saham Melemah
Di sisi lain, pada sesi kedua, IHSG berada di level tertinggi 6.128 dan terendah 5.921,70. Sebanyak 619 saham melemah sehingga bebani IHSG. 112 saham menguat dan 61 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 1.505.001 kali dengan volume perdagangan saham 52,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.898.
Seluruh sektor saham kompak tertekan. Sektor saham energi susut 5,11%, sektor saham basic melemah 3,18%, sektor saham industri tergelincir 3,89%, dan sektor saham consumer nonsiklikal merosot 0,98%.
Lalu sektor saham siklikal tergelincir 2,57%, sektor saham kesehatan merosot 1,05%, sektor saham keuangan terpangkas 1,16%. Selanjutnya sektor saham properti turun 1,58%, sektor saham teknologi merosot 2,66%, sektor saham infrastruktur terpangkas 4,36%, dan sektor saham transportasi terperosok 2,4%.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371648/original/023919200_1791798014-Cek_fakta_-_Lesti_kejora_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371326/original/098310100_1791783590-cek_fakta_bonus_timnas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371262/original/060653500_1791780398-Your_paragraph_text__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371231/original/057982500_1791778126-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-12T110752.487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497597/original/013342400_1770638549-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3953141/original/057037400_1646466239-Mining.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)