IHSG Berpeluang Melemah, Cek Rekomendasi Saham Analis 25 September 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 6.250-6.390. Berikut strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham Jumat, (25/9/2026).

Diterbitkan 25 September 2026, 07:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang koreksi pada perdagangan saham Jumat, (25/9/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.208-6.258. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 1,56% ke 6.374, dan disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun kembali mampu berada di atas moving average (MA) 60 harian dan telah mencapai area penguatan yang disampaikan.

“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.208-6.258,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menuturkan, area penguatan terdekat IHSG selanjutnya berada di 6.387-6.418. Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 6.267,6.108 dan level resistance 6.440,6.535.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.250-6.390.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).

Rekomendasi Teknikal

1.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Trading Buy

Saham CUAN menguat 1,05% ke 960 dan masih didominasi volume pembelian yang meningkat.

“Selama CUAN masih mampu berada di atas 890 sebagai stoplossnya, maka posisi CUAN saat ini berada di awal wave [v] dari wave C,” ujar Herditya.

Trading Buy: 915-935

Target Price: 1.010, 1.085

Stoploss: below 890

 

2.PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Buy on Weakness

Saham EMAS menguat 2,63% ke 7.800 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Saat ini, kami memperkirakan posisi EMAS sedang berada di awal wave (A) dari wave [2] pada label hitam,” kata dia.

Buy on Weakness: 7.500-7.675

Target Price: 7.950, 8.350

Stoploss: below 7.400

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

3. PT Indika Energy Tbk (INDY) - Trading Buy

Saham INDY menguat 10,04% ke 2.850 dan disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA200. Herditya menuturkan, pihaknya memperkirakan, posisi INDY sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).

Trading Buy: 2.720-2.800

Target Price: 2.910, 2.990

Stoploss: below 2.660

 

4.PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) - Buy on Weakness

Saham VKTR menguat 8,44% ke 835 dan disertai oleh munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA200. “Posisi VKTR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (2),” ujar dia.

Buy on Weakness: 810-825

Target Price: 865, 900

Stoploss: below 795

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.