Liputan6.com, Jakarta PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) memperketat sistem pertahanan digital perusahaan sebagai respons atas meningkatnya ancaman serangan siber di sektor keuangan.
Direktur Keuangan BFIN, Sudjono, mengungkap pengalaman perusahaan menghadapi serangan siber menjadi momentum penting untuk membangun sistem keamanan yang lebih tangguh dan berlapis.
Sudjono menjelaskan, serangan siber memiliki karakter tak terduga dan berpotensi mengganggu operasional perusahaan.
Advertisement
"Memang urusan cyber attack ini sesuatu yang sulit diprediksi, sangat mencekam dan bisa mempengaruhi kinerja dan kelangsungan dari perusahaannya," ujarnya dalam Public Expose, dikutip Sabtu (29/11/2025).
Ia menegaskan, BFIN beruntung dapat mendeteksi serangan lebih awal sehingga dampaknya tidak fatal.
"Betul BFIN pernah mengalami cyber attack, namun kami beruntung bahwa kami bisa mengetahui itu sebelum serangan itu fatal bagi kami," katanya.
Pengalaman tersebut mendorong perusahaan menyusun strategi komprehensif dalam menghadapi potensi serangan selanjutnya.
Langkah mitigasi dilakukan mulai dari rekonstruksi total sistem yang terdampak, penguatan arsitektur keamanan, peningkatan infrastruktur, hingga pembenahan tata kelola akses pengguna. BFIN juga melakukan audit menyeluruh dan menggandeng tenaga ahli eksternal untuk memperkuat lapisan perlindungan siber.
Siapkan Capex dan Opex untuk IT
Sudjono menekankan pentingnya pemisahan dan pengendalian akses internal agar tidak ada satu akun yang memiliki kendali berlebih terhadap berbagai sistem. Ia juga menyebut banyak pembelajaran yang diperoleh terkait kemampuan deteksi dini serta memastikan setiap cluster keamanan mampu menahan dampak serangan.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, BFIN mengalokasikan belanja IT senilai Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar, mencakup capex dan opex. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan sistem, keamanan digital, serta peningkatan keandalan aplikasi perusahaan.
BFI Finance Beri Bocoran Soal Pembagian Dividen Interim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4964219/original/070247200_1728459032-WhatsApp_Image_2024-10-09_at_2.27.55_PM.jpeg)
Sebelumnya, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mengungkapkan akan melakukan pembagian dividen interim tahun ini, sementara nilai dividen final dan payout ratio masih menunggu keputusan pemegang saham. Direktur Keuangan BFI Finance Indonesia, Sudjono, mengatakan kebijakan dividen perseroan tetap mengikuti pola beberapa tahun terakhir.
Sudjono menjelaskan penentuan besaran dividen final baru dapat dilakukan setelah proses audit laporan keuangan tahunan rampung dan sebelum RUPS yang lazim digelar pada April atau Mei.
“Tapi kalau mengenai apakah ada dividen interim, jawabannya iya,” kata Sudjono dalam Public Expose, Jumat (28/11/2025).
Ia menambahkan, dalam tiga tahun terakhir, dividen interim BFIN berada di kisaran Rp 28 per saham. Nilai final dividend belum bisa dipastikan hingga audit selesai.
“Kami biasanya dalam beberapa tahun terakhir itu membagikan interim dividend dan, besarnya jumlah interim dividend yang kami bagikan itu sebagai acuan,” ujarnya.
Advertisement
Keputusan Akhir di Pemegang Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
Mengenai dividend payout ratio, Sudjono menyampaikan keputusan akhir tetap berada pada pemegang saham. Ia mengingatkan tahun lalu BFIN telah menaikkan payout ratio hingga mendekati 60% dan berharap level tersebut dapat dipertahankan atau ditingkatkan.
Sebagai panduan, BFIN memiliki batas atas payout ratio hingga 75%, namun tetap menunggu persetujuan pemegang saham.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 28 November 2025, harga saham BFIN turun 0,66% ke posisi Rp 750 per saham. Harga saham BFIN dibuka naik lima poin ke posisi Rp 760 per saham. Saham BFIN berada di level tertinggi Rp 760 dan terendah Rp 750 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.095 kali dengan volume perdagangan 148.711 saham. Nilai transaksi Rp 11,3 miliar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317472/original/091873000_1786014229-IMG_3312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320374/original/084584100_1786347702-Screenshot_2026-08-10_130418.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307902/original/001690200_1785120590-Pjs_Gubernur_BI_Destry_Destry_Damayanti-27_Juli_2026d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2789642/original/008140900_1556275305-FOTO_0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2789642/original/008140900_1556275305-FOTO_0001.jpg)