Sukses

SAMF Gandeng Rexline Bangun Peningkatan Kapasitas Pabrik

Liputan6.com, Jakarta - PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) menggandeng kontraktor PT Rexline Engineering Indonesia (PT REI) untuk meningkatkan kapasitas pabrik salah satu anak perusahaan perseroan, PT Dupan Anugerah Lestari di Mojokerto, Jawa Timur.

Adapun kerja sama tersebut senilai Rp 64 miliar yang akan digunakan untuk melaksanakan perakitan dan pemasangan satu line mesin NPK Granul dengan kapasitas produksi sebesar 100.000 ton pada pabrik anak perusahaan Saraswanti Anugerah Makmur tersebut.

Hal ini juga sebagai upaya untuk menggenjot proses peningkatan kapasitas pabrik dari 600.000 ton per tahun menjadi 700 ribu ton per tahun.

Direktur Utama PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk, Yahya Taufik berharap akan mampu optimalkan proses peningkatan kapasitas pabrik sehingga dapat memenuhi kenaikan permintaan pupuk yang semakin meningkat.

"Untuk saat ini pembangunan sarana penunjang lini produksi telah memasuki progress akhir, di mana  mesin-mesin produksi akan masuk pada Januari 2022,” ujar dia dalam keterbukaan informasi di BEI, Rabu (24/11/2021).

Perseroan perkirakan dapat digunakan untuk proses produksi pada akhir kuartal II 2022.

Adapun peningkatan kapasitas produksi juga melihat harga sawit yang masih stabil tinggi dan pandemi COVID-19 di Indonesia yang kian terkendali, membuat permintaan pupuk SAMF kian melonjak. Hal ini sekitar 90 persen produk pupuk SAMF diserap untuk perkebunan sawit, dan sisanya diserap perkebunan tebu, kopi, kakao, karet, jagung dan aneka tanaman.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Gerak Saham SAMF

Pada penutupan perdagangan Rabu, 24 November 2021, saham SAMF naik 15,84 persen ke posisi Rp 1.280 per saham. Saham SAMF dibuka stagnan Rp 1.105 per saham.

Saham SAMF berada di level tertinggi Rp 1.280 dan terendah Rp 1.100 per saham. Total frekuensi perdagangan 8.069 kali dengan volume perdagangan 666.954. Nilai transaksi Rp 81 miliar.