Sukses

Samsung Bakal Bangun Pabrik di AS

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa teknologi gawai pintar Korea Selatan Samsung Electronics Co menyampaikan perusahaan belum membuat keputusan akhir terkait lokasi pabrik chip senilai USD 17 miliar atau Rp 242,3 triliun (estimasi kurs Rp 14.257 per dolar AS) di Amerika Serikat.

Wall Street Journal melaporkan hal itu pada Selasa (23/11/2021). Dalam laporan tertulis Gubernur Texas Greg Abbott akan membuat “pengumuman ekonomi” pada Selasa, 23 November 2021 pukul 5 sore waktu setempat.

Area di Williamson Country Texas, dekat kota Taylor, menawarkan paket insentif terbaik dari lokasi-lokasi yang menjadi pertimbangan Samsung. Pembuat chip memori terbesar di dunia ini mengungkapkan pihaknya juga tengah menimbang tempat di Arizona dan New York. Demikian dilansir dari yahoo finance, Selasa pekan ini.

Pabrik baru Samsung akan memproduksi chip logika canggih atau advanced logic chips. Chip ini akan digunakan untuk memberi daya pada perangkat seluler dan kendaraan otonom. Langkah Samsung merupakan tanggapan atas industri otomotif global yang mengalami kekurangan semikonduktor secara signifikan.

Pembangunan pabrik di AS sekaligus menjadi pabrik produsen kedua yang memproduksi chip. Pabrik pembuat chip pertama berada di Austin.

Samsung telah minta dengan TSMC dan Intel dengan maksud memperluas kontrak manufaktur chip di Amerika Serikat. Perusahan menilai sektor ini sebagai area persaingan strategis dengan China.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden pun telah memberikan izin miliaran dolar dalam pendanaan federal untuk meningkatkan manufaktur chip penelitian.

Tujuannya untuk memastikan chip yang lebih unggul dari China dalam teknologi canggih dan untuk mengatasi kekurangan di bidang-bidang industri penting seperti mobil. 

2 dari 2 halaman

Samsung AI Forum 2021

Sebelumnya, Samsung Electronics telah menggelar Samsung AI Forum (SAIF) yang kelima secara online. Event yang diadakan pada 1 dan 2 November ini mempertemukan akademisi dan pakar AI (Artificial Intellegence) ternama dunia untuk berdiskusi dan menentukan arah penelitian.

Para pembicara yang hadir dalam gelaran ini mewakili berbagai bidang untuk memperkenalkan algoritma AI yang baru dikembangkan, serta solusi AI inovatif yang bermanfaat.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu, 14 November 2021, salah satu topik yang dibahas dalam Samsung AI Forum hari pertama adalah pengembangan AI untuk solusi masalah umum.

Diselenggarakan oleh Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT), hari pertama gelaran ini dibuka dengan sambutan dari Vice Chairman dan CEO of Samsung Electronics, Dr. Kinam Kim.

"Transformasi digital telah dipercepat di setiap industri, dimana data science dan machine learning menjadi dasarnya," tuturnya. Acara ini juga menampilkan talent dan peneliti yang menonjol di bidang AI, termasuk pemberian penghargaan Samsung AI Researcher of the Year 2021.

Lalu ada pula diskusi panel yang mempertemukan para akademisi dalam percakapan interaktif dan berbagi wawasan. Diskusi ini juga menawarkan kesempatan bagi mahasiswa yang jurusannya terkait bidang Ai berbagi minat dengan para ahli dan menerima saran.

Selain itu, hari kedua dipandu oleh Samsung Research. Sesi ini diisi oleh President dan Head of Samsung Research, Dr. Sebastian Seung.

"AI adalah teknologi yang membuat kehidupan orang menjadi lebih baik,” tuturnya. Lalu sesi kedua membahas menampilkan para ahli berbagi pendapat tentang cara AI berdampak pada kehidupan orang-orang di masa depan.

 

Reporter: Ayesha Puri