3 Pekan Diburu, 2 Remaja Anggota Geng Motor 'Pasbar' Pelaku Begal Sadis Akhirnya Diringkus

Dua remaja geng motor pelaku begal ditangkap. SR berperan sebagai joki yang memepet motor korban hingga terjatuh, sementara TW mengancam korban dengan senjata tajam jenis samurai sebelum membawa kabur motor korban.

Diterbitkan 19 Januari 2026, 16:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelarian dua remaja anggota komplotan begal yang meresahkan warga Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, akhirnya berakhir di tangan polisi. 

Tim gabungan Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan, dan Polsek Hamparan Perak berhasil meringkus dua tersangka utama yang masih di bawah umur pada pertengahan Januari 2026.

Kedua pelaku yang diamankan adalah SR alias A (16), warga Medan Marelan, dan TW alias T (16), warga Medan Labuhan. Keduanya diketahui merupakan anggota Geng Motor Pasar 2 Barat (Pasbar) yang kerap mengincar wanita sebagai korbannya.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi mengungkapkan, penangkapan ini didasari laporan aksi pembegalan sadis pada 25 Desember 2025 lalu terhadap seorang wanita bernama Mirda Maharani (21).

Saat itu, korban yang sedang berangkat kerja pukul 05.45 WIB dipepet oleh para pelaku. SR berperan sebagai joki yang memepet motor korban hingga terjatuh, sementara TW mengancam korban dengan senjata tajam jenis samurai sebelum membawa kabur motor korban.

"Para tersangka ini bekerja berkeliling mencari sasaran. Mereka tidak segan-segan memepet korban hingga terjatuh sebelum merampas harta bendanya," ujar AKBP Rosef, Senin (19/1/2026).

Berdasarkan hasil interogasi, komplotan ini ternyata bukan pemain baru. Selain aksi di Hamparan Perak, mereka mengakui telah beraksi di berbagai titik lainnya sepanjang tahun 2025. Di antaranya Simpang Kayu Putih. Mereka merampas Honda Scoopy milik seorang wanita. Di Klumpang merampas Yamaha Lexi.

Kemudian di Andansarim erampas Honda Vario. Lalu di Helvetia dan Bulu Cina merampas dua unit sepeda motor lainnya.

Pacar Pelaku Ikut Diamankan

Selain kedua pelaku, tim gabungan juga mengamankan dua orang wanita berinisial SAK dan AS yang merupakan kekasih para tersangka. Mereka diamankan di kawasan Marelan. 

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa 1 bilah Samurai yang digunakan untuk mengancam korban. Dua unit sepeda motor matic tanpa dokumen (diduga hasil kejahatan). Dua pelat motor milik korban dan baju hoodie pink yang digunakan saat beraksi. Bukti foto motor hasil begal yang dikirimkan ke penadah.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap anggota komplotan lainnya yang identitasnya sudah dikantongi. 

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum kami," tegas Kapolres.