Liputan6.com, Jakarta - Misteri penemuan sesosok mayat tanpa identitas di aliran Sungai Progo, Bantul, akhirnya terpecahkan. Korban diketahui bernama Muhammad Nadzir, warga Kabupaten Magelang, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu 8 November 2025 sore.
Kepastian identitas itu disampaikan oleh PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Rabu (12/11/2025) pagi. Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Bantul mencocokkan ciri-ciri fisik korban dengan laporan orang hilang di wilayah hukum Polsek Bandongan, Magelang.
“Dari hasil identifikasi, korban bernama Muhammad Nadzīr. Ciri fisik dan pakaian yang dikenakan sesuai dengan laporan pihak keluarga,” terang Iptu Rita.
Advertisement
Kisah tragis ini bermula pada sore yang teduh setelah hujan reda di wilayah Bandongan, Magelang. Sekitar pukul 14.00 WIB, Sumariah (37) melepas kepergian suaminya, Nadzir, yang berpamitan untuk nyeser atau menangkap ikan di sawah menggunakan seser.
Dengan kaus biru berpelat putih, membawa arit dan seser, pria itu berjalan menuju arah selatan, mendekati area persawahan yang berbatasan dengan aliran sungai.
Namun hingga malam menjelang, Nadzir tak kunjung pulang. Beberapa warga mengaku sempat melihatnya di tepi sawah sebelum hilang dari pandangan.
Roi, pemilik lahan pertanian di Salakan, bahkan menemukan lintingan rokok dan arit milik korban di sawahnya pada sore hari itu.
Warga bersama aparat Polsek Bandongan kemudian melakukan pencarian. Namun hingga malam berganti pagi, keberadaan Nadzīr tetap menjadi misteri. Laporan orang hilang pun akhirnya dibuat oleh keluarga.
Empat hari berselang, ketenangan Dusun Mangir Kidul, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul, mendadak pecah.
Selasa sore (11/11/2025), enam pelajar SMP yang sedang memancing di tepi Sungai Progo, Muhammad Chanif Arafi, Slamet Nurcahyanto, Salim Mustofa, Galih Zaki Prasetyo, Okta Bagus Prasetyo, dan Bintang Raditya Javas Nararya melihat sesuatu yang mengapung di tengah arus.
Awalnya mereka mengira itu hanyalah batang kayu. Namun ketika benda itu semakin dekat, bentuk tubuh manusia mulai terlihat. Sontak para remaja itu panik. Bintang berlari ke warung terdekat meminta bantuan warga.
Bambang, warga Mangir Tengah RT 04, langsung menghubungi Polsek Pajangan. Tak lama berselang, Kapolsek Pajangan AKP Heru Suryadi, S.H. memimpin tim gabungan menuju lokasi bersama Bhabinkamtibmas Sendangsari, Bhabinsa Sertu Tresno dari Koramil Pajangan, serta petugas Inafis Polres Bantul.
Evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena tubuh korban sudah membengkak dan membusuk. Setelah berhasil diangkat ke tepi, jasad dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Petunjuk dari Tim Forensik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409708/original/038940000_1762871693-Petugas_Kepolisian_bersama_warga_mengevakuasi_jasad_laki-laki_tanpa_identitas_yang_ditemukan_mengapung_di_aliran_Sungai_Progo__Bantul__02.jpg)
Dari hasil pemeriksaan medis oleh dr. Farhan Fahrizal dari Puskesmas Pajangan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelumnya. Kondisi tubuh menunjukkan tanda rigor mortis (kekakuan mayat) dan pembusukan menyeluruh tanpa adanya bekas kekerasan berat.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kami menunggu hasil autopsi forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian,” jelas dr. Farhan.
Tim Inafis kemudian menemukan kecocokan pakaian dan ciri fisik korban dengan laporan orang hilang di Magelang. Identitas pun dipastikan: Muhammad Nadzir, nelayan darat yang diduga terseret arus deras Sungai Progo saat mencari ikan.
Advertisement
Arus Sungai Membawa dari Magelang ke Bantul
Iptu Rita menjelaskan, kuatnya arus Sungai Progo mampu membawa tubuh korban sejauh puluhan kilometer hingga wilayah Bantul. “Arus sungai di musim hujan ini sangat deras. Diduga korban terpeleset lalu terseret hingga jauh,” ujarnya.
Jenazah kemudian diserahkan kepada Kapolsek Bandongan, Magelang, untuk proses pemulangan kepada keluarga. Prosesi berlangsung di RS Bhayangkara Polda DIY.
Dengan terungkapnya identitas korban, polisi menutup kasus ini sebagai kecelakaan tenggelam. Namun tragedi ini menjadi pengingat penting bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
“Sungai Progo memang sering jadi tempat favorit untuk memancing, tapi juga menyimpan bahaya besar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak turun ke sungai ketika debit air meningkat,” tegas AKP Heru Suryadi.
Kini, jenazah Muhammad Nadzīr telah dipulangkan ke Magelang untuk dimakamkan secara layak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411031/original/013206900_1762991572-Petugas_Kepolisian_bersama_warga_mengevakuasi_jasad_laki-laki_tanpa_identitas_yang_ditemukan_mengapung_di_aliran_Sungai_Progo__Bantul__03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373148/original/027721500_1476360989-magelang_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4046666/original/080599800_1654684610-candi_borobudur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3586787/original/080195300_1632890238-Mangut_Beong_-_Visit_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403448/original/061608200_1762327182-pexels-rohanmuzafar-3054690.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559646/original/028282400_1776603398-Prabowo_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559643/original/055568200_1776603343-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559105/original/023430000_1776515837-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_18.57.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558567/original/018034500_1776426080-WhatsApp_Image_2026-04-17_at_17.45.42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557097/original/035601600_1776318279-Retret_Ketua_DPRD_di_Akmil_Magelang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551775/original/023731700_1775742169-Presiden_Prabowo_meresmikan_pabrik_kendaraan_listrik_di_Magelang.jpg)