Liputan6.com, Sidoarjo - Proses pencarian korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah masuk hari keempat. Tim SAR terus bekerja berupaya mencari korban yang sampai Kamis (2/10/2025), ini belum bisa ditemukan.
Suasana kesedihan, harapan, dan emosi bercampur menjadi satu. Banyak keluarga korban santri Ponpes Al Khoziny terus memantau proses pencarian lewat layar monitor yang dipasang di depan Posko SAR Gabungan.
Ketika hari mulai petang seusai magrib, banyak keluarga korban yang bertanya ke tim Basarnas atas perkembangan pencarian. Mereka kecewa lantaran tim SAR Gabungan dinilai lamban dalam bekerja.
Advertisement
"Itu kan banyak personel SAR, tapi kok yang bekerja di atas puing bangunan hanya tiga orang," kata seorang keluarga korban.
Banyak di antara keluarga korban ponpes ambruk di Sidoarjo yang menyatakan siap ikut membantu tim SAR bekerja agar pencarian tidak berlarut-larut. Mereka ingin tim SAR bekerja lebih taktis dan turut memberi masukan bagaimana yang seharusnya dilakukan.
"Bagian beton dipotong dulu agar memudahkan mengangkat potongan lainnya," kata seorang lainnya.
Pihak keluarga telah berpasrah diri terhadap nasib anak maupun saudaranya yang jadi korban. Mereka hanya ingin pencarian berlangsung cepat, sebab ini sudah masuk hari keempat peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
"Kemarin bilang pakai alat berat agar cepat bekerja. Keluarga setuju, tapi sekarang seperti tak ada perkembangan," kata Arif, keluarga dari korban bernama Adam.
Adam berharap tim pencarian tidak lebih lama lagi dalam bekerja. Mereka khawatir jika terlalu lama justru membuat kondisi korban lebih memprihatinkan baik itu bila ditemukan selamat atau sudah tak bernyawa.
Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer dan Kepala Kantor SAR kelas A Surabaya Nanang Sigit tampak bergantian berbicara dengan kekuarga korban. Mereka berusaha menjelaskan dan menenangkan keluarga korban.
Erni Freezer mengatakan antar satu potongan material masih terkoneksi satu sama lain dan rawan ambruk. Itu bisa berbahaya bila ada banyak orang di atas reruntuhan bangunan.
"Kalau sampai ambruk tak hanya membahayakan korban yang tertimpa bangunan, tapi juga membahayakan masyarakat lainnya," kata Freezer.
Â
Menerima Masukan dari Pihak Keluarga
Kapolres Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing pun hadir saat suasana semakin tegang. Tim gabungan lalu mengajak perwakilan keluarga untuk melihat kondisi lokasi. Termasuk tak menutup kemungkinan menerima masukan dari keluarga korban.
Peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo menyebabkan banyak korban. Basarnas mencatat jumlah penghuni salah satu asrama putra ada 140 santri. Namun belum dapat dipastikan apakah semua hadir salat Ashar berjemaah.
Jumlah korban yang terdata sejauh ini sebanyak 90 orang bisa evakuasi mandiri atau menyelamatkan diri dalam keadaan terluka. Lalu 13 orang bisa dievakuasi dari reruntuhan dalam kondisi luka berat dan ringan dan 5 orang meninggal dunia.
Korban terluka dirawat di 7 rumah sakit berbeda. Yakni RSI Siti Hajar, RSUD RT Notopuro, RS Delta Surya, Klinik BDS Tebel, RSI Sakinah Mojokerto, RS Sheila Medika, RSUD dr M Soewandhie Surabaya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369079/original/096991100_1759411443-IMG20251002190948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)