Hati-Hati Gelombang Tinggi di Perairan Lampung, Ini Peringatan BMKG untuk Nelayan dan Nakhoda Sebelum Melaut

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Lampung.

Diperbarui 14 Agustus 2025, 09:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Lampung. Peringatan ini berlaku mulai Rabu, (12/8/2025) pukul 13.00 WIB hingga Sabtu, (16/8) pukul 07.00 WIB.

Kepala Stasiun BMKG Maritim Panjang, Tarjono mengatakan, pola angin di perairan Lampung umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 2-25 knot.

"Kecepatan tertinggi terpantau di perairan barat Lampung dan Selat Sunda bagian selatan,” ujarnya, Selasa (12/8).

BMKG memprediksi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Sunda Selatan Lampung dan perairan Teluk Lampung bagian selatan. Sementara gelombang tinggi 2,5-4 meter berpeluang melanda perairan barat Lampung.

Imbauan untuk Nelayan

Tarjono mengimbau nelayan dan operator kapal memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.

"Berdasarkan ketentuan keselamatan pelayaran, perahu nelayan sebaiknya tidak melaut jika angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter. Kapal tongkang dianjurkan waspada pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri pada angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter," tutup dia.