Wali Kota Solo Tak Larang Bendera One Piece: Keren, Apik!

Wali Kota Solo, Respat Ardi punya pendapat berbeda tentang pengibaran bendera One Piece. Dia tidak melarang pengibaran bendera tersebut.

Diperbarui 05 Agustus 2025, 12:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Wali Kota Solo, Respati Ardi tegas tak melarang pengibaran bendera berlogo bajak laut dari anime One Piece yang ramai jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI. Meskipun mengizinkan, tetapi mantan Ketua Hipmi Solo itu berpesan agar Bendera Merah Putih tetap diprioritaskan.

“Tidak (melarang bendera One Piece), keren, apik. Yang penting Indonesia harus yang utama. Bendera Indonesia, bendera lambang negara yang dilindungi Undang-Undang,” kata Respati Ardi usai meresmikan SPPG Kecamatan Laweyan, Solo pada Senin (4/8). 

Tak hanya bendera One Piece, Wali Kota Solo itu juga meminta kepada warga untuk mengibarkan bendera yang memuat tokoh-tokoh pewayangan. 

“Mau masang One Piece, mau masang opo maneh ya, Gatotkaca, Ramayana apik juga. Keren,” ujar dia.

 

Merah Putih Tetap Prioritas

Disinggung mengenai pemasangan Bendera Merah Putih dan bendera One Piece dalam satu tiang, dia menilai cara itu sebagai bentuk kreativitas dari masyarakat. Menurutny, tidak ada aturan yang melarangnya.

Tetapi, Respati sekali lagi menegaskan bahwa yang diwajibkan adalah memasang bendera Merah Putih sebagai lambang negara Indonesia. 

“Kan nggak ada SOP tertulis, itu emang kreasi saja. Tapi kalau kita yang jelas wajib memasang bendera Merah Putih itu wajib. Mau One Piece, mau tokoh apa namanya, Sudiroprajan, tokoh Gilingan, tokoh Semar itu keren bagus,” ucapnya.

Respati menambahkan, larangan pengibaran bendera One Piece yang disampaikan beberapa pejabat adalah sah dan wajar. Penilaian itu tergantung dari sudut pandang untuk menyikapinya. 

“Ya tinggal sudut pandangnya aja. Ya, kalau kami itu intinya One Piece, tokoh Ramayana, tokoh pewayangan itu saya kira sama dengan cerita-ceritanya dan lain-lainnya,” tegasnya.