Liputan6.com, Jakarta Kota Palangka Raya bertatus siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 62 kejadian karhutla terjadi sepanjang Januari hingga Juli 2025. Total luasan lahan yang terbakar akibat kejadian tersebut mencapai 18,25 hektare.
Karhutla tersebar di beberapa lokasi di Kota Palangka Raya. Berdasarkan rincian yang ada, Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, yakni 37 kejadian, dengan luas lahan terbakar mencapai 7,47 hektare.
Untuk Kecamatan Sebangau mencatat ada 20 kejadian karhutla dengan luas terbakar 6,39 hektare. Kemudian di Kecamatan Bukit Batu mengalami 3 kejadian dengan 3,35 hektare lahan terbakar, dan Kecamatan Pahandut mencatat 2 kasus dengan luas 1,06 hektare.
Advertisement
"Data setiap harinya terus berkembang. Untuk saat ini wilayah terbanyak kasus karhutla ada di Jekan Raya," ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, Jumat (1/8).
Upaya penanganan karhutla melibatkan berbagai pihak, termasuk personel dari BPBD Kota Palangka Raya, TNI-Polri, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Relawan Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK).
Selain melakukan pemadaman, tim juga melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan. Ia juga menghimbau masyarakt untuk tidak membakar lahan atau membuang putung rokok sembarangan.
"Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat perangkat desa dan instansi lainnya untuk melakukan patroli serta sosialisasi pencegahan karhutla," tambahnya.
Status Siaga Karhuta
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menetapkan status siaga darurat Karhutla untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Status siaga darurat ini berlaku mulai 23 Juli hingga 31 Agustus 2025.
Dia menilai wilayah Palangka Raya yang sebagian besar terdiri dari lahan gambut, dinilai memiliki risiko tinggi mengalami karhutla. Maka dari itu, mengedukasi warga tentang bahaya karhutla menjadi sangat penting.
"Ini telah masuk dalam status siaga karhutla. Ini berarti kita harus terus waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan, terutama mengingat musim kemarau yang sedang berlangsung," ujar Fairid Naparin.
Melalui status siaga ini, Fairid Naparin berharap seluruh masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan. Ia juga meminta pihak terkait untuk memastikan kesiapan personel dan mengaktifkan posko-posko penanggulangan karhutla.
Advertisement
Kebakaran Ancam Permukiman
Kebakaran tidak hanya mengancam hutan dan lahan, tapi juga permukiman. Sepanjang Januari hingga Juli 2025, Pusat Pelayanan Kegawatdaruratan Kota Palangka Raya mencatat ada 52 kasus kebakaran yang melanda permukiman.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana, menyampaikan peringatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Ia meminta masyarakat waspada, terutama karena saat ini sudah memasuki musim kemarau.
"Kami mohon masyarakat waspada. Apalagi saat ini masuk musim kemarau," bebernya.
Gloriana mengungkapkan, berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Kalimantan Tengah termasuk Palangka Raya diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Juli 2025 dengan puncaknya terjadi pada Agustus 2025. Dia juga mengimbau semua pihak untuk dapat mencegah dan menanggulangi kebakaran. “Untuk itu, semua pihak harus bersiap agar kebakaran hutan, lahan, dan pekarangan bisa dicegah dan ditanggulangi sehingga tidak menimbulkan kabut asap,” jelasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2751357/original/064861300_1649401908-10154446_10201825338616105_6253029708448762538_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302565/original/055014100_1754029129-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_10.18.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371814/original/002633800_1476263059-Palangka_Raya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3884477/original/ACg8ocJREsAsdQaP_nhdAJL-16rqd-zqi89ZLO-R1BdRN3rTTbRJxRA%3Ds200.png)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263742/original/070388900_1781993920-063_2282542238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8416187/original/088882300_1782301187-kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264262/original/083963700_1782102827-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4732181/original/069468500_1706782133-urban-road-with-lines-painted.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460698/original/043767900_1767267992-Kecelakaan_maut_ojol_dengan_ambulans_di_Palangka_Raya.png)