Tarian Kolosal Ou Balumba Pecahkan Rekor MURI, 21.220 Orang 'Memanggil Ombak'

Capaian ini melampaui jumlah penari dan sedekah laut yang pernah digelar Pemerintah Kabupaten Jember di mana hanya mampu mencatatkan 12 ribu orang dan memecahkan rekor MURI

Diterbitkan 21 Juli 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lautan manusia terlihat memadati sepanjang pantai Lakey, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada hari Sabtu (19/07/2025).

Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat, sebanyak 21.220 orang mengikuti tarian kolosal 'Ou Balumba' (memanggil ombak) yang digelar oleh Pemkab Dompu dari rangkaian Festival Lakey 2025 yang bertajuk Ispiring of Lakey.

Angka di atas melebihi jumlah penari di Jember, Jawa Timur yang beberapa waktu lampau tercatat di rekor MURI.

Padahal target panitia, jumlah penari Ou Balumba hanya 15 ribu orang baru bisa tercatat di rekor MURI, namun faktanya melebihi target. Dengan demikian, otomatis tarian kolosal Ou Balumba sukses memecahkan rekor MuRI dunia dengan jumlah peserta membludak.

Acara dengan melibatkan puluhan ribu orang ini pertama kali dilaksanakan oleh pemerintahan Bambang Firdaus dan Syirajuddin (Bupati dan Wabup Dompu) yang baru berusia 5 bulan.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Lampaui Jember

Yusuf Ngadri selaku Direktur Pperasional MURI dunia mengatakan, capaian ini melampaui jumlah penari dan sedekah laut yang pernah digelar Pemerintah Kabupaten Jember di mana hanya mampu mencatatkan 12 ribu orang.

"Tarian dan sedekah laut di Jember hanya tercatat diikuti 12.000 orang," ungkap Yusuf.

Tidak gampang untuk mengkoordinasi-mengkonsolidasikan manusia sebanyak itu. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dompu, Abdul Muis menuturkan, keterlibatan penari Ou Balumba sangat besar. Padahal, target 15 ribu orang saja banyak tantangan.

Namun karena kerja tim yang solid dan dukungan penuh masyarakat sambung Muis, pelaksanaan tarian kolosal Ou Balumba, sukses.

"Seperti yang kita dengar tadi, catatan MuRI sebanyak 21.220 orang," ujar Muis.

Bahkan pungkasnya, jika dilihat jumlah penari di pinggir pantai Lakey, diperkirakan bisa mencapai lebih dari 30 ribu orang.