Calon Haji Asal Embarkasi Palembang Kedapatan Bawa Sajam, Kok Bisa?

Calon jemaah haji asal Embarkasi Palembang kedapatan membawa sajam dan langsung disita oleh petugas Bandara Internasional SMB II Palembang Sumsel.

Diterbitkan 05 Mei 2025, 02:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palembang - Keberangkatan calon jemaah haji kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumatera Selatan (Sumsel), sudah diterbangkan pada Sabtu (3/5/2025) sore sekitar pukul 18.26 WIB dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sumsel.

Sedangkan 370 orang calon jemaah haji kloter 2 yang berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin, Empat Lawang dan jemaah dari KBIH Ka'bah pada Minggu (4/5/2025) malam sekitar pukul 22.40 WIB.

Gubernur Sumsel Herman Deru melepas keberangkatan kepada 379 orang calon jemaah haji asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumsel , pada keberangkatan di hari pertama.

Herman Deru mengingatkan kepada para calon jemaah haji untuk memperbanyak minum air putih, karena cuaca di tanah suci Makkah sedang panas.

"Ikuti arahan petugas agar tetap dalam kondisi prima. Sampai di sana, bisa beribadah dengan khusyu dan jangan lupa titip doa untuk provinsi dan negara kita," katanya di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Sebelum calon jemaah haji diberangkatkan, pihak Bandara Internasional SMB II Palembang memeriksa barang-barang bawaan mereka serta menyita barang yang tidak boleh dibawa saat beribadah haji.

Diungkapkan PGS General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Verry Rizki Permana, mereka menyita beberapa barang calon jemaah haji yang membawa senjata tajam (sajam).

"Hari pertama ini kami menemukan jamaah membawa pisau dan gunting, mungkin karena ini baru hari pertama jadi wajar masih ada barang - barang yang terbawa padahal dilarang untuk penerbangan," ungkapnya.

Barang sitaan tersebut langsung diamankan dan dimusnahkan melalui prosedur ang sudah ditetapkan. Mereka juga sudah berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Humas PPIH Embarkasi Palembang Abdul Qudus memastikan, insiden penyitaan barang-barang tersebut tak mengganggu proses keberangkatan jemaah haji.

“Kami berharap jemaah berikutnya lebih teliti dalam membawa bawaan dan mematuhi aturan," katanya.

 

Simak Video Pilihan Ini:

Tak Bisa Berangkat

Di kloter 2 Embarkasi Palembang, ternyata ada satu orang calon jemaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel yang batal berangkat karena tak hadir di Asrama Haji Palembang.

"Satu calon jemaah berusia 49 tahun tak masuk asrama haji. Dia tak bisa hadir karena sakit, berasal dari Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel," katanya.

Dari Sumsel sendiria ada sebanyak 7.012 jemaah asal Sumsel, 1.065 jemaah asal Bangka Belitung dan 88 petugas kliter yang dibagi dalam 22 kloter.

Para calon jemaah haji diberangkatkan menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines yang bermuatan 370 kursi. Keberangkatan terakhir yakni kloter 22 akan diterbangkan pada 29 Mei 2025 mendatang.