Sukses

Ratusan Linmas Rokan Hulu Dikerahkan Bantu Polisi Kawal Ribuan TPS

Liputan6.com, Pekanbaru - Ratusan anggota perlindungan masyarakat (Linmas) di Kabupaten Rokan Hulu laksanakan apel sebagai persiapan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS). Mereka akan bergabung dengan ratusan polisi, TNI dan Satpol PP mengawal hari pencoblosan.

Bupati H Sukiman bertindak sebagai inspektur upacara di lapangan Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin pagi, 12 Februari 2024. Dia didampingi Kapolres Ajun Komisaris Besar Budi Setiyono serta Pabung Kodim 0313 KPR Mayor Andri.

Sukiman menjelaskan, ada 1.764 TPS di Kabupaten Rokan Hulu yang dipersiapkan pada 14 Februari. Jumlah itu tersebar di belasan kecamatan, belasan kelurahan dan ratusan desa.

Purnawirawan TNI itu mengajak masyarakat menyalurkan hak pilihnya sesuai dengan TPS masing-masing. Masyarakat diminta tetap menjaga keamanan sehingga semua tahapan Pemilu 2024 berjalan damai dan tertib.

"Siapa pun pilihan nanti tetap bersatu, karena kita Indonesia Satu, bersama Polri dan TNI, mari berpartisipasi menjaga keamanan," imbau Sukiman.

Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu menjelaskan apel akbar ini juga dihadiri Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah.

Polres Rokan Hulu mempersiapkan 422 personel untuk mengawal pemungutan suara. Jumlah itu ditambah 118 personel bantuan dari Satuan Brimob Polda Riau.

"Seluruh personel harus siap secara mental dan fisik, jaga kesehatan selama mengawal pungut suara," ujar Budi.

 

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Tanggungjawab Penuh

Budi menjelaskan, seluruh tahapan Pemilu 2024 harus berjalan aman dan kondusif karena tugas itu ada di pundak kepolisian. Jangan sampai menganggap remeh situasi sekecil apapun di TPS.

"Jangan underestimate, siapkan tenaga, fisik, perlengkapan di lokasi, taktis, dan teknis," kata Budi.

Budi memerintahkan petugas pengamanan TPS bertanggung jawab penuh terhadap surat suara dan logistik Pemilu lainnya. Pasalnya surat suara merupakan nyawa dalam pesta demokrasi.

"Semoga semuanya berjalan aman dan lancar sehingga Pemilu damai bisa terwujud," imbuh Budi.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.