Sukses

Banjir Melanda Kota Palembang, Sejumlah Ruas Jalan Macet

Liputan6.com, Palembang - Banjir menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Palembang, Sumsel, Kamis (6/10/2022). Banjir setinggi 60 cm itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di bagian dalam Kota Palembang.

Kemacetan lalu lintas kendaraan antara lain terjadi mulai dari Jalan R Soekamto di depan PTC Mall dan Hotel Harper sampai ke Jalan Basuki Rahmat, Simpang Lampu Merah Angkatan 66.

Jalan-jalan yang berada di sekitar kedua jalan tersebut juga macet.

Kemacetan lalu lintas kendaraan di antaranya terjadi di ruas Jalan Rawa Sari, Jalan Seduduk Putih, Jalan Letjen Simanjuntak, Jalan Sekip, dan Jalan KH Zainal Abidin Fikri karena pengendara berusaha menghindari banjir.

Ashari (20), seorang warga yang tinggal di kawasan Jalan R Soekamto mengatakan, jalanan mulai tergenang sekitar pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.27 WIB genangan belum surut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Palembang Kompol Rendy mengatakan bahwa kepolisian sudah mengerahkan personel untuk mengatasi kemacetan lalu lintas kendaraan di jalan-jalan yang tergenang.

"Saya dan personel masih di lokasi mengatur lalu lintas, ada beberapa petugas BBWS, PUPR, Dinas Kebersihan yang diterjunkan ke sana, sabar ya," kata Rendy.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Anak Sungai Musi Meluap

Rendy mengimbau warga untuk sementara tidak melalui ruas jalan R Soekamto-Basuki Rahmat dan memilih jalan alternatif seperti Jalan Veteran atau Jendral Sudirman.

Luapan air anak Sungai Musi menggenangi setidaknya 400 meter bagian ruas Jalan R Soekamto-Jalan Basuki Rahmat di depan Hotel Harper.

Satu SPBU Pertamina, satu SPBG Pertamina, area perkantoran, dan permukiman warga juga tergenang akibat banjir.

Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII mengoperasikan dua mesin pompa portabel untuk menyedot air di daerah-daerah yang tergenang dan mengalirkannya ke saluran pembuangan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.