Sukses

Sempat Dikritik Ruang Ganti Sempit, Ini Penampakan Venue BRI Liga 1 Usai Renovasi

Liputan6.com, Denpasar - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia lokal khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang bergerak cepat melakukan perbaikan ruang ganti yang sebelumnya ia kritik sempit dan panas.

Aji menyampaikan apresiasi dalam sesi press conference usai Persebaya menang atas PSM Makasar di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat malam (14/1/2022).

"Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk pemerintah Provinsi Bali, saat ini kondisi ruang ganti sudah sangat layak digunakan. Yang dulu sempit sekarang sudah dibobol dan sekarang tidak sempit lagi. Sekali lagi saya ucapkan apresiasi ini," kata Aji, di Denpasar, Sabtu (15/1/2022).

Untuk diketahui, sebelumnya kondisi ruang ganti di salah satu venue helatan BRI Liga 1 yakni I Gusti Ngurah Rai sempat viral lantaran kritikan pedas dari pelatih Persebaya Surabaya itu yang menyebut ruang ganti panas dan sangat sempit.

Berawal dari kritikan itu, Pemprov Bali langsung melakukan renovasi dan memperluas ruang ganti dengan membobol tembok pembatas yang menghalangi ruang ganti yang sebelumnya terbagi menjadi dua ruangan itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

Laga Persebaya kontra PSM Jual Beli Serangan

"Sekarang ruang gantinya sudah dibobol dan dua ruang yang sebelumnya ada pembatas itu jadi luas dan layak digunakan untuk ruang ganti di kompetisi ini," ujar dia.

Di kesempatan yang sama Aji mengaku senang dengan kemenangan timnya yang mampu mengalahkan PSM Makasar dengan skor akhir 2:1. Laga yang memberikan tontonan apik itu terlihat beberapa peluang yang hampir tercipta gol dari Persebaya dan juga dari PSM Makasar.

"Kami memenangkan pertandingan, itu tandanya bahwa revans kali ini sukses, terbalaskan kekalahan kami di putaran pertama. Ini semua berkat kerja sama tim yang terjalin baik," ucapnya.

Meski menang atas tim berjuluk Juku Eja itu, Aji menyebut anak asuhannya tidak dengan mudah mendapatkan kemenangan itu. Tampak dalam laga PSM mampu mencetak gol dan mendapatkan beberapa kesempatan yang hampir terjadi gol. 

"Pertandingan cukup sulit, tapi cukup menarik. Di mana kedua tim terjadi jual beli serangan," katanya.