Sukses

Prokes Ketat dan Tanpa Penonton, Ratusan Pembalap Rebut Piala Presiden di Muba

Liputan6.com, Palembang - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Regional A Sumatera Selatan (Sumsel), Putaran IlI Sumsel Piala Presiden RI 2021, digelar di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel.

Sebagai tuan rumah gelaran perdana, event bergengsi pasca pandemi COVID-19 ini, digelar di Sirkuit Internasional Skyland Sekayu Muba, Sabtu (18/9/2021).

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, melalui Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Muba Muhammad Fariz mengatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, yakni 18-19 September 2021.

Ada tiga kelas yang dilombakan, yakni Kelas Kejurnas, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksiexpert, Bebek 4 TAK 150 cc tune up injeksi novice dan Bebek 4 TAK 150 cc standard injeksi rookie.

Lalu, Kelas Pendukung/Supporting, Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix open (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix open (MP 6), Bebek 2 TAK 116 cc standard open, Bebek 2 TAK 125 cc Underbone open.

Dan Sport 144 cc open, sport s/d 155 cc super pro, matic 130 cc tune up open. Terakhir, kelas lokal Muba Bebek 4 TAK 150 cc tune up mix (MP3), Bebek 4 TAK 125 cc tune up mix (MP 6).

"Kegiatan sudah berjalan dengan baik. Karena jauh dari sebelumnya, sudah dilakukan banyak persiapkan untuk menyukseskan ajang bergengsi ini. Karena para pembalap yang mengikuti ini, bersaing untuk mendapatkan Piala Presiden RI 2021," katanya.

Ketua Pengprov IMI Sumsel Augie Bunyamin menuturkan, ada 192 pembalap yang diikuti, dari hampir semua di Pulau Sumatera.

Menurutnya, ini merupakan perlombaan bidang bermotor pertama kali di Indonesia, pada tahun 2021. Sebagai event bergengsi ini, lanjutnya, menjadi barometer Muba Skyland untuk perlombaan-perlombaan otomotif di Indonesia.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

2 dari 3 halaman

Pertandingan Dibatalkan

"Acara ini berlangsung dengan protokol kesehatan (prokes) yang baik dan ketat. Kegiatan otomotif di seluruh pulau Jawa akan hidup, setelah dari Muba Skyland ini," ucapnya.

Dari tiga kelas dalam pertandingan tersebut, ada satu kelas yang dihapuskan, yakni kelas Rookie.

Karena, pembalap di bawah umur 9 tahun di wilayah Sumatera, hanya ada tiga yang hadir. Seharusnya, minimal ada 5 yang sesuai dengan regulasi dan diakui oleh pusat.

 

3 dari 3 halaman

Jaga Prokes Ketat

“Kami juga ingin memohon maaf, bila ada khilaf ataupun kekeliruan yang kami telah lakukan sebelum-sebelumnya. Yang menyebabkan ada beberapa pembalap tidak hadir di sini. Tapi Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy, mereka melakukan pengecekan dari setiap sisi. Serta memastikan semua yang berjalan, tetap mematuhi protokol kesehatan atau tidak.

"Semuanya sudah berjalan lancar. Salah satunya dengan mematuhi prokes yang baik. Serta tidak berkerumun, karena kegiatan ini tanpa penonton," katanya.