Sukses

Jalan-jalan ke Canting Mas, Menyusuri Jejak Nyi Roro Kidul di Bumi Menoreh

Liputan6.com, Yogyakarta - Jalan-jalan ke Kulonprogo saat ini banyak pilhan mulai dari Kalibiru, pantai Glagah hingga wisata ke perkebunan teh Nglinggo. Edisi jalan-jalan kali ini adalah ke Canting Mas yang ada di Celapar 2, Hargowilis, Kokap, Kulonprogo.

Sutardi Penasehat Pengelola Canting Mas mengatakan obyek wisata Canting Mas mulai dibuka lagi pada 25 Desember 2019 lalu. Sebelumnya sempat terhenti untuk obyek wisata dalam beberapa tahun. 

"Tahun 2014 mulai sempat ramai satu hari pengunjung bisa hampir ribuan. Mulai vakum ya 2017 akhir vakum dan Desember kemarin mulai lagi,"katanya Jumat (11/1/2020).

Sugeng Ketua Pengelola Canting Mas mengatakan setelah dibuka kembali maka pengunjung mulai berdatangan. Canting Mas di pengelolaan baru ini membuat spot baru bagi pengunjung wisata.

"Jumlah spot wisata baru empat, utama spot kaca, spot perahu, spot huruf Y sama sangkar," katanya.

Setelah kembali dibuka dengan spot baru para wisatawan antusias datang, baik dari dalam kota maupun dari luar kota. Melihat antusias ini pengelola akan terus berinovasi dalam menyambut wisatawan.

"Kedepan mau ditambah lagi seperti dibuat kolam kaca. Itu tinggal masang. Lalu rumah pohon di beberapa tempat atau homestaynya ada di pohon," katanya. 

Tiket masuk ke Canting Mas cukup terjangkau bagi wisatawan yang datang menikmati alam Menoreh. Sebab, saat ini masih dalam masa pembukaan awal, maka tiket masuk pun sangat terjangkau. 

"Loket masuk Canting Mas 5 ribu parkir dua ribu mobil 5 ribu kalo foto spot masih sukarela," katanya.

2 dari 3 halaman

Cerita Leluhur Canting Mas

Jalan-jalan ke Canting Mas tidak hanya menikmati alam ala bumi Menoreh namun juga mengetahui sejarah dari penamaan Canting Mas. Sutardi Penasehat Pengelola Canting Mas menjelaskan tentang Canting atau Siwur dalam bahasa Jawa berdasarkan cerita turun temurun, yang berasal dari pusaka.

 "Canting Mas kenapa, karena disini di puncak itu untuk menyimpan pusaka Nyi Roro Kidul berupa Canting Mas dan Tampir (tampah) Mas. Canting itu siwur. Keluarnya kalo bulan Suro saja dan memang tidak semua orang bisa melihat," cerita Tardi.

Cerita turun temurun ini kemudian sampai terdengar ke seluruh pelosok. Bahkan beberapa spiritual mencoba mengambil pusaka itu.

"Pernah mau diambil dari berbagai macam tapi ga bisa. Tetap ada disini," katanya.

Canting Mas memiliki puncak Dipowono yang juga memiliki cerita rakyat. Cerita ini berkaitan dengan cerita perang antara Bandung Bondowoso dengan Prabu Boko.

"Sebelum mau menggelar wayang di gunung di sebelah utara itu, kelirnya wayangan sudah dipasang namun karena Bandung Bondowoso dihadang oleh Prabu Boko, semuanya pengikut dimakan Prabu Boko," katanya. 

Penyerangan itu membuat beberapa barang yang berkaitan dengan wayang jadi tertinggal. Seperti gamelan yang tertinggal di selatan lokasi. Pun dengan alat-alat lain juga tertinggal di lokasi lainnya.

"Dulu kalo orang Jawa kalo mau ada wayang ada dupa, nah itu tertinggal di hutan maka disebut Dupowono sampai sekarang orang sebut ini Dipowono, Lokasi itu  sampai sekarang banyak untuk tirakat," katanya.

3 dari 3 halaman

Tips Menuju Lokasi

Wisatawan yang datang ke Canting Mas sebaiknya menyiapkan kendaraan yang bagus. Sudadi Penasehat Pengelola Canting Mas mengatakan kendaraan harus baik karena kondisi jalan yang menanjak.

"Oke untuk kendaraan enaknya juga asiknya dengan jalan sempit pakee jeep, tapi mobil pribadi juga bisa.  Konsepnya pake jeep ojek sampai puncaknya," ucapnya.

Selain praktis naik mobil jeep, pengunjung juga dapat menikmati sensasi lain menuju ke Canting Mas. Keamanan juga harus diperhatikan bagi wisatawan luar daerah yang belum paham kondisi jalan.

"Mobil pribadi, parkirnya di parkir warga karna jalannya ada tikungan tajam di lokasi," katanya.

Spot ojek jeep pun banyak ditemui di kawasan wisata seputar waduk Sermo. Pengunjung bebas memilih ojek jeep dari spot ojek yang ada.

"Bisa dari arah Sermo dan arah Clereng bisa trip beberapa tempat wisata sekitar Canthing Mas, Sermo, Kalibir, Canting mas , Kedung Pedut, Sungai Mudal, Gua Kiskendo ada juga masih ada wsata yang lain," katanya.

Salah satu pengunjung dari Pekanbaru, Riau Mardinah mengaku senang datang ke Canting Mas. Menurutnya suasana alamnya terjaga dengan baik dan dapat melihat pemandangan alam yang luas.

"Bagus, senang pokoknya ngeri-ngeri sedap," katanya.

Ia memutuskan naik jeep sembari menikmati alam sepanjang jalan. Terlebih baru kali pertama datang melihat spot wisata Canting Mas. 

"Ini rekomended pastinya. Banyak spot tapi paling bagus yang kacanya," katanya.

Simak video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Melihat Keindahan Merapi Bersama Embun Pagi dari Puncak Dipowono