Sukses

Kisah Pilu Siti, TKW Korban Perdagangan Orang yang Terdampar di Libia

Liputan6.com, Karawang - Kisah pilu menimpa Siti Hasanah, Tenaga Kerja Wanita asal Karawang. Warga Ragabus, Adiarsa Timur, Karawang, itu menjadi korban perdagangan orang, dan kini terdampar di negara konflik Libia.

Kakak kandung Siti, Agus Mulyana kepada Liputan6.com mengatakan, adiknya mengirimkan berita bahwa ia berada di Libia, di salah satu rumah warga setempat setelah kabur dari rumah majikan setelah lima hari bekerja. Diduga, Siti menjadi korban perdagangan orang. 

Agus mengatakan, adiknya menjadi korban perdagangan orang karena awalnya akan berangkat menjadi TKW melalui PJTKI dengan tujuan negara Qatar, melalui calo TKI bernama Ati (50), yang beralamat di Perum gading Elok Blok K 2, Karawang Timur pada 23 Oktober 2019 lalu.

"Awalnya maun ditempatkan di negara Qatar, namun kabar terakhir ada di Libia," katanya.

Setelah mendapatkan kabar, tiga minggu lalu langsung menghubungi pihak sponsor namun mereka tidak bertanggung jawab dan selalu menghindar, apalagi PJTKI yang memberangkatkan Siti tidak jelas.

Siti, kata Agus, terus menangis di negeri orang. Dia minta segera dipulangkan. Agus dan keluarga juga berusaha mencari tahu alamat agen PJTKI melalui sponsor dan meminta segera memulangkan Siti ke Indonesia.

"Saya komunikasi dengan Siti lewat Whatsapp mengadukan semua permasalahannya selama berada di Libia dan sekarang dia minta pertolongan pemerintah untuk segera dipulangkan," katanya.

Siti juga sempat membuat video yang berisi permohonan bantuan kepada Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, untuk segera memulangkannya dari Libia. Diketahui, Siti sudah satu bulan berada di rumah warga setempat.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Polisi Umumkan Nama 39 Jasad WN Vietnam dalam Truk Inggris
Artikel Selanjutnya
Temuan 15 Orang Asing dalam Truk di Chippenham, Kasus Baru TPPO di Inggris?