Sukses

Sensasi Rasa Teh Daun Jambu Air Desa Taddan Sampang

Liputan6.com, Sampang Warga Desa Taddan beruntung desanya ditempati KKN Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Bangkalan. Desa sentra buah jambu air di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang itu, kini jadi tahu bahwa daun jambu air bisa diolah menjadi teh.

Mulanya adalah tugas. Selama 26 hari masa KKN, para mahasiswa dituntut bisa meningkatkan ekonomi masyarakat lewat keterampilan. Tergabung dalam kelompok 98, 13 mahasiswa UTM, melihat potensi ekonomis lain dari pohon jambu air selain menjual buahnya.

Permen dan teh adalah produk yang menurut mahasiswa bisa dikembangkan dari pohon jambu air. Permen diolah dari buahnya, sedangkan teh dari daunnya. Ketika disosialisasikan ke masyarakat, masyarakat lebih tertarik pada teh karena bahannya lebih mudah didapat dan berkembang sepanjang tahun, sementara buahnya musiman.

"Ide teh ini berawal dari baca sejumlah jurnal ilmiah, ternyata daun jambu air kayak manfaat," kata Alifia Ainun Nisya, seorang peserta KKN dari Fakultas Pertanian.

2 dari 3 halaman

Uji Coba Teh Daun Jambu Air

Sebelum sosialisasi kepada masyarakat, para mahasiswa membuat semacam uji coba. Daun dibagi dalam tiga kategori: muda, sedang, dan tua. Setelah dicacah kecil dan dikeringkan mereka sampai pada suatu kesimpulan. "Daun kategori sedang, tidak muda juga tidak tua, yang paling pas untuk bahan teh," kata Kurdi, Koordinator KKN Desa Tandan.

Masa jemur daun pun makin lama makin baik. Selama uji coba, aroma teh yang khas dan kuat berasal dari daun yang dijemur selama satu minggu dibanding yang dijemur empat hari.

Meski belum melalui proses uji laboratorium tentang manfaat dan mudaratnya bagi kesehatan, para mahasiswa yang setiap kali uji coba juga mencicipi hasil tehnya tak merasakan dampak negatif apa pun.

"Gak sampai uji lab sih, cuma selama uji coba kami semua mencicipi dan sampai sekarang kami baik-baik saja," ucap Alifiya.

3 dari 3 halaman

Cara Pengolahan

Uji coba diawali dengan sekitar sekilo daun jambu air. Tiap lembar daun dibuang serat tengahnya. Kemudian daun dicacah sehalus mungkin dan kemudian dijemur selama satu pekan.

Cara pengolahan menjadi teh bisa langsung daun dimasukkan ke dalam panci yang mendidih atau diseduh seperti teh pada umumnya yaitu daun diletakkan dalam saringan lalu disiram air panas. Terakhir menambah gula sesuai selera. "Cara kami diseduh agar lebih bening," tutur Kurdi.

Saat KKN selesai nanti, Kurdi dan kawan-kawan menyerahkan kepada masyarakat apakah teh daun jambu air itu akan dikembangkan menjadi home industry atau tidak.

Bagi Kurdi, setidaknya masyarakat tak perlu membeli teh bila ingin minum teh karena bisa mengolah sendiri dan bahannya sangat melimpah.

 

Simak video pilihan berikut ini: