Sukses

Nadine Chandrawinata dan Tarian Lumba-Lumba

Liputan6.com, Manado - Menikmati atraksi lumba-lumba di sejumlah wahana hiburan mungkin sesuatu yang biasa. Namun menikmati tarian indah ratusan lumba-lumba langsung di habitatnya lebih seru. Harus berkejar-kejaran dengan mamalia ini di bawah mentari pagi, saat hewan itu keluar mencari makan.

Untuk atraksi yang unik ini, artis cantik Nadine Chandrawinata rela meluangkan waktunya sekitar tiga jam perjalanan dari Pelabuhan Manado menyisir perairan di kawasan Taman Nasional Bunaken.

"Kita memang harus berangkat pagi hari, karena aktivitas ikan lumba-lumba biasa di waktu pagi," kata Rio Puasa, pegiat lingkungan Seasoldier Manado yang didirikan oleh Nadine Chandrawinata.

Sekitar pukul 07.00 Wita, perahu motor berkapasitas 20 orang bergerak dari pelabuhan Manado menuju perairan kawasan Taman Nasional Bunaken. Mentari pagi mengiringi jalannya perahu menyisir tepi pulau-pulau seperti Bunaken, Siladen, Mantehage, dan Nain.

Lebih dari satu jam perjalanan, akhirnya yang dinanti pun muncul. Ratusan ikan lumba-lumba dalam beberapa kelompok, memulai “tarian” indah dan serasi. Melompat bersama seolah mengikuti irama tertentu di bawah sinar mentari pagi.

"Menikmati tarian ikan lumba-lumba langsung di habitatnya ini sesuatu yang menarik dan luar biasa. Karena terkait pelestarian hewan ini," kata Nadine.

Pagi itu, Minggu 07 Oktober 2018, tak hanya 2 perahu motor milik rombongan Nadine Chandrawinata yang menikmati atraksi ratusan ikan lumba-lumba. Namun ada tujuh perahu yang didominasi wisatawan asal Tiongkok yang ikut mencoba paket wisata baru ini.

 

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Banjir Kiriman Rendam Satu Kecamatan di Yogyakarta
Loading
Artikel Selanjutnya
Memancing Ekonomi Kreatif di Tepian Sungai Klawing Purbalingga
Artikel Selanjutnya
Menjemput Mentari Pagi di Perairan Pulau Sara Talaud