Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Ojek Online Tolak Penumpang Tunanetra

Liputan6.com, Makassar - Top 3 berita hari ini, pemuda difabel asal Makassar berbagi cerita perihal kejadian kurang menyenangkan yang baru dialaminya saat memesan ojek online.

Lantaran HP rusak, dia menggunakan ponsel sang ibu. Begitu pengemudi tiba, ibunya menangkap kejanggalan pada sikap sang driver. Sang driver memandang dengan tatapan mata yang aneh pada Luthfi (28).

Saat itulah, pengemudi ojek online mulai bersandiwara dengan mengaku tak tahu alamat yang akan dituju.

Meski telah dijelaskan, pengemudi ojek daring tersebut tetap bersikukuh dirinya tidak mengetahui lokasi Jalan Pendidikan yang merupakan tujuan pemuda difabel itu, meski sebenarnya dia bisa saja menggunakan Google Maps.

Sementara itu, meriam karbit yang kerap dimainkan di malam takbiran, ternyata memiliki kisah unik. Bunyi yang keluar dari meriam karbit konon dapat mengusir roh jahat, yaitu kuntilanak.

Kemudian, pengunjung memadati area Pesanggrahan Gua Sunyaragi Cirebon untuk menonton pagelaran seni budaya seperti Tari Sintren di masa libur Lebaran 2018. Ada makna filosofis dalam tarian ini.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini

1. Cerita Pilu Penumpang Tunanetra Ditolak Ojek Daring

Screenshot pengemudi ojek daring setelah membatalkan pesanan penyandang tunanetra (Instagram/@luthfiftmi)

Luthfi, pemuda tunanetra ini mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari salah seorang pengemudi ojek daring (dalam jaringan atau online). Pengemudi tersebut tiba-tiba membatalkan pesanan Luthfi setelah melihat kondisi fisiknya. 

Luthfi mengaku memesan ojek daring untuk bisa diantar dari Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo menuju Jalan Pendidikan, Kota Makassar. Dia memesan bukan menggunakan telepon genggam miliknya.

Luthfi menerangkan dari pengakuan ibunya, pengemudi ojek daring itu memang agak aneh memandangi dirinya waktu itu.

Saat terjadi percakapan singkat, pengemudi ojek daring mengungkapkan berbagai dalih agar bisa membatalkan pesanan Luthfi. 

Selengkapnya...

 

2. Ada Kuntilanak di Asal Muasal Meriam Karbit Pontianak

Penampakan meriam karbit yang dihias agar menarik. (foto : Liputan6.com / raden AMP)

Lahirnya meriam karbit konon bersitaut dengan upaya Sultan Syarif Abdurachman Alkadri saat membangun wilayah kesultanannya.

Kala itu, tradisi membunyikan meriam karbit digunakan untuk menakut-nakuti para perompak dan binatang buas yang bersembunyi di hutan belantara.

"Ada juga legenda yang diyakini masyarakat, bahwa bunyi meriam sangat ditakuti kuntilanak," kata salah satu warga.

Saat itu kuntilanak dituduh menghambat proses pembangunan Masjid Jami’ beserta Istana Kadriah.

Selengkapnya... 

3. Bak Kesurupan, Penari Sintren Beri Pesan untuk Pengunjung Gua Sunyaragi Cirebon

Seni Tari Sintren menjadi daya tarik pengunjung Situs Taman Air Gua Sunyaragi Cirebon saat libur Lebaran 2018. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Pengunjung memadati area Pesanggrahan Gua Sunyaragi Cirebon untuk menonton pagelaran seni budaya seperti Tari Sintren di masa libur Lebaran 2018. 

Terlihat seorang perempuan diikat dan dimasukkan ke dalam kurungan ayam yang sudah ditutup kain. Gamelan pun ditabuh sebagai pengiring Tari Sintren. Sesekali perempuan tersebut terjatuh saat penonton melempar uang ke tubuhnya.

Saat para pengawal dan pawang sintren membacakan sebuah mantera, sintren kembali menari. Apakah Tari Sintren identik dengan nuansa magis?

Selengkapnya...

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Top 3 Berita Hari Ini: Sopir Go-Car Tewas Ditembak Penumpangnya hingga 12 Kali
Artikel Selanjutnya
Top 3 Berita Hari Ini: Penjaga Gaib Yogya dari Letusan Merapi