Sukses

Misteri dan Keajaiban di Kaki Patung Tuhan Berdiri

Liputan6.com, Kupang - Lima abad berlalu sejarah merilis perkembangan gereja katolik di Indonesia dari masa kedatangan bangsa Portugis pada 1511, khususnya Indonesia bagian timur, termasuk wilayah Flores.

Hal ini dibuktikan dengan begitu banyak peninggalan Portugis di beberapa wilayah di Kabupaten Flores Timur, Larantuka, Solor, dan Adonara.

Dari sekian banyak tempat yang disinggahi dan didiami bangsa Portugis, salah satu desa yang merupakan desa peninggalan Portugis adalah Desa Wure, Kacamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.

"Hingga saat ini kami masih terus menjalankan tradisi Portugis," kata Martha Are, pemegang kunci kapela Tuhan Berdiri Wure, kepada Liputan6.com, Selasa, 10 Maret 2018.

Di Desa Wure, tersimpan begitu banyak ornamento religius yang selalu dijaga dan dirawat dengan baik hingga saat ini termasuk patung Tuhan Berdiri.

Dia menuturkan, keberadaan Tuhan Berdiri baru dikenal luas pada 1980 dan saat ini sudah menyita perhatian peziarah dari seluruh pelosok negeri maupun mancanegara.

Di Desa Wure, banyak sekali peninggalan Portugis yang sangat lengkap dengan semua upacara tradisi tentang Yesus Kristus, mulai dari upacara kelahiran sampai upacara kenaikan. Semua acara ini lengkap dengan ornamento religiusnya.

"Semua upacara ini tetap dilaksanakan lengkap dengan ornamento religiusnya dan nyanyian dalam bahasa Portugis sesuai upacaranya masing-masing," tutur Martha.

Salah satu perayaan yang menyita perhatian dunia adalah Semana Santa. Semana Santa dengan upacara tradisinya sungguh menghantar setiap hati yang mendambakan kehadiran Tuhan dalam hidupnya.

Dalam prosesi acara Semana Santa, umat Katolik juga mencium kaki patung Tuhan Berdiri yang berlumuran darah yang penuh dengan misteri keagungan dan kekudusannya.

 

2 dari 2 halaman

Air dan Minyak Ajaib

Kapela Tuhan Beridir di Wure setiap hari selalu terbuka bagi setiap peziarah yang ingin berdoa (permeza) di bawah kaki Tuhan Berdiri. Banyak peziarah baik secara pribadi maupun kelompok dan atau kongregasi kerasulan selalu berdoa di kaki Tuhan Berdiri.

Banyak orang yang berdoa di kaki Tuhan Berdiri dengan hati tulus dan mengecup kaki Tuhan Berdiri yakin mendapat rahmat yang langsung dirasakan bahkan dilihat pada saat itu. Semua itu adalah misteri yang terjadi dan dirasakan oleh setiap orang yang mengecup kaki Tuhan Berdiri.

"Banyak pengalaman membuktikan bahwa banyak sekali misteri terjadi pada setiap orang yang datang berdoa dan mengecup kaki Tuhan Berdiri. Di sini cinta Tuhan sungguh dirasakan bagi semua orang yang dengan hati dan tulus menyampaikan dopela Tuhan Berdiri," ujar Dominikus Are, keturunan pemegang kunci.

Setelah mencium kaki Tuhan Berdiri, peziarah juga diizinkan untuk mengambil air dan minyak yang digunakan pada waktu memandikan Tuhan (Senzera). Air dan minyak itu juga diyakini memiliki karisma dan kekuatan untuk menyembuhkan segala penyakit baik penyakit medis maupun nonmedis.

"Banyak sekali kesaksian tentang hal ini sehingga membuat peziarah yang datang ke tempat itu selalu ingin mendapatkan air dan minyak untuk dibawa pulang," imbuh Domi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Mardomu, Orang-orang Pilihan di Semana Santa
Artikel Selanjutnya
Hikayat Sakral Kemunculan Patung Tuan Ma di Pantai Larantuka