Sukses

Bobby dan Kahiyang di Baksos Indosiar

Liputan6.com, Medan - Pasangan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu turut hadir dalam agenda bakti sosial Indosiar di Kelurahan Belawan, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/12/2017). Mereka ikut membagikan sembako dan meninjau pengobatan.

Bakti sosial ini berupa pengobatan umum dan gigi, khitanan, dan pembagian sembako kepada 1000 orang warga. Agenda ini dalam rangka ulang tahun ke-23 Indosiar.

"Semoga bantuan sembako dan pengobatan yang diberikan Indosiar meringankan beban masyarakat dan dirasakan manfaatnya," kata Bobby.

Agenda bakti sosial ini juga dihadiri langsug Direktur Utama Indoesiar Imam Sudjarwo Vice President Corporate Secretary Indosiar, Gilang Iskandar. Dalam sambutannya, Imam Sudjarwo menyampaikan kegiatan baksos dalam rangka HUT Indosiar ini juga dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Seiring dengan program ini juga dilaksanakan program Indosiar Untuk Mimpi Indonesia (IUMI) di 23 titik perbatasan di seluruh Indonesia. Sejauh ini sudah dibangun sekitar 15 titik berupa pembangunan atau rehabilitasi antara lain balai pertemuan, rumah ibadah, sarana olahraga, sekolah, dengan bekerjasama dengan TNI AL dan TNI AD.

"Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada pemirsa Indosiar dan masyarakat yang telah menyalurkan donasinya untuk program IUMI tersebut," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

 

2 dari 3 halaman

Indosiar Pecah Rekor

Selain merayakan ulang tahun ke-23, Indosiar akan memecahkan rekor MURI di malam puncak Konser Raya 23 Tahun Indosiar Luar Biasa. Acara tersebut akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 11 Januari 2018.

Acara yang akan masuk dalam MURI adalah acara terbaru Indosiar, Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Seperti diketahui, ajang pencarian bakat penyanyi dangdut ini berhasil menggelar audisi di 34 provinsi di Indonesia.

"Kami mencatatkan diri di MURI sebagai program paling banyak diikuti oleh 34 provinsi," ujar Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, dalam jumpa pers HUT Indosiar ke-23 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017)

Menurut Harsiwi Achmad, baru LIDA Indosiar, sebuah ajang pencarian bakat yang pesertanya dari 34 provinsi di Indonesia. "Karena belum pernah ada audisi musik di 34 propinsi," kata Harsiwi Achmad.

Bila biasanya audisi pencarian bakat digelar di kota-kota besar, tetapi LIDA Indosiar mencari para bibit penyanyi dangdut hinga provinsi yang jarang dijamah oleh stasiun televisi mana pun.

"Biasanya audisi musik di Jogja, Surabaya, di kota-kota besar saja. Tapi kami coba membuat sesuatu hal yang baru, dengan menggelar audisi di tempat-tempat yang belum pernah ada audisi. Ternyata antusiasnya sangat bagus ya," kata Harsiwi Achmad.

 

 

3 dari 3 halaman

Indosiar di Bumi Seribu Masjid

Sejak pertengahan November 2017 lalu, Indosiar telah mengudara di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di kanal 40 UHF. Kehadiran Indosiar menambah pilihan bagi masyarakat di daerah yang terkenal dengan Kota Seribu Masjid ini dalam menonton televisi.

Vice President Corporate Secretary Indosiar, Gilang Iskandar mengatakan, warga Mataram sangat antusias dengan kehadiran Indosiar Mataram terutama bagi mereka yang menggemari musik dangdut.

"Saya sempat bertanya langsung ke beberapa orang warga Kota Mataram, mereka sangat antusias dengan kehadiran Indosiar. Di antaranya saat saya berkunjung ke salah satu apotik di kota Mataram yang kebetulan pegawainya tengah asyik nonton Indosiar. Mereka senang karena bisa nonton D' Academy pakai antena biasa," kata Gilang di Mataram, Selasa, 12 Desember 2017.

Kehadiran Indosiar Mataram ini juga mendapat sambutan positif dari Gubernur NTB, Zainul Majdi. Ia berharap agar siaran Indosiar bisa membawa manfaat untuk semua.

"Dalam kesempatan audiensi, Direktur Utama Indosiar dengan Pak Gubernur dalam rangka audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) beberapa waktu lalu, telah disampaikan rencana kehadiran Indosiar di Mataram. Dan beliau menyambut baik kegiatan audisi LIDA maupun kehadiran Indosiar dan berharap Indosiar dapat turut serta menyosialisasikan wisata halal atau ramah muslim di NTB," kata Gilang.

Kanal 40 UHF yang digunakan Indosiar Mataram sebelumnya digunakan oleh NAATV. Dan kini NAATV telah berganti nama udara menjadi Indosiar Mataram.