Sukses

Penggemar Vespa Sedunia Berkumpul di Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta - Yogyakarta akan kedatangan penggemar Vespa dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Ribuan penggemar Vespa ini akan berkumpul di Yogyakarta, selama dua hari mulai Jumat hingga Sabtu 15-16 September mendatang, di Candi Prambanan dan Balai Kota Jogja.

Sejumlah penggemar Vespa dari luar daerah, sudah mulai tampak di Kota Yogyakarta. Seperti empat Vespa yang sudah dimodifikasi melintas di Jalan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pengemudi Vespa asal Tasikmalaya, Jawa Barat, Dona Marten mengaku siap mendatangi ajang akbar Vespa di Yogyakarta. Ia pun sudah menyiapkan peralatan dan kebutuhan selama di jalan bersama dua rekannya. Bahkan ia sudah berangkat dari Tasik sejak Minggu 10 September lalu.

"Berangkat Minggu malam Senin. Ada acara Asia Vespa Day. Ini baru ikut," ujarnya, Kamis 14 September 2017.

Marten mengaku jika selama mengendarai Vespa tidak pernah ngebut. Ia memakai standar sendiri selama berkendara, yaitu 50 km per jam. Baginya walaupun penat dan capek, perjalanan seperti itu sudah biasa ia lakukan.

"Jauh gini sudah biasa. Biasa aja. Tidak kencang ya biar irit bensin," katanya singkat.

Ia juga tidak sendirian, di belakangnya ada penggemar Vespa lainnya dari Brebes, Jawa Tengah. Ia juga berangkat sejak hari Selasa 12 September lalu. Kemudian bertemu dengan Dona di jalan dan pengemudi Vespa lainnya dari Karawang. Pengemudi Vespa memang dikenal dengan persaudaraan selama di jalan. Kemudian mereka sepakat berangkat bersama.

"Kemarin ketemu di jalan. Kalau bensin kita sudah keluarkan Rp 115 ribu,"  ujar Unyil.

Sementara itu, Ketua Vespa Club Indonesia, Granata Suryanto mengatakan dalam acara Asia Vespa Day tidak hanya dihadiri penggemar Vespa dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri. Seperti dari Vietnam, Malaysia, Tiongkok, dan Amerika Serikat.

"Ada juga dari Italia mereka bahkan sudah berangkat dari Juli," ujarnya.

Selain sebagai ajang bertemu dengan penggemar Vespa lainnya, acara ini juga akan menampilkan Vespa yang unik, yaitu Vespa batik. Selain itu juga ada Vespa tertua akan hadir di acara ini. Vespa tertua itu buatan tahun 1950-an.

"Ada Vespa batik yang dilukis dengan canting membentuk motifnya. Motifnya batik parang," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.