Liputan6.com, Surabaya - Joko Suparman hanya bisa tertunduk dan menutupi wajahnya dari sorotan kamera saat digelandang Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya ke dalam jeruji besi Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur. Dia harus mempertanggungjawabkan tindakannya membawa kabur dan melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Warga Jalan Cilik Riwut 9/8 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, itu ditangkap usai polisi mengetahui keberadaan siswi berinisial VIA yang masih duduk di kelas 10 SMK Khatolik Mater Amabilis, Tambak Sari, Surabaya, itu.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, pengungkapan kasus ini usai pihaknya mendapat laporan dari orangtua korban, Andrianus (45). Warga Jalan Kemlaten 12e No 21 C Surabaya ini lapor polisi usai anaknya hilang beberapa hari.
"Setelah menerima laporan dari keluarga, kami lakukan penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya. Kami berhasil menemukan kembali korban dalam keadaan sehat bersama dengan tersangka yang tak lain adalah kekasih korban di Palangkaraya, tempat pelaku tinggal," kata Shinto, Rabu, 22 Maret 2017.
Kejadian ini berawal ketika korban hendak berangkat sekolah pada 10 Februari 2017. Bukannya sekolah yang dituju, korban malah menuju Bandara Juanda, Sidoarjo.
"Korban tidak ke sekolah, justru ke Juanda menggunakan ojek online setelah disuruh oleh tersangka," kata Shinto.
Tersangka merayu VIA agar datang ke Palangkaraya. Tersangka bahkan sudah memesankan tiket pesawat dan kode booking-nya dikirim melalui pesan chat. Setelah mendapatkan kode booking pesawat, pada 10 Februari 2017, VIA langsung berangkat ke Palangkaraya.
"Setibanya di sana korban langsung dijemput dan diendapkan di rumah keluarga tersangka selama 40 hari. Selama berada di Palangkaraya, keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri berkali-kali," ucap Shinto.
Di hadapan petugas, Joko mengaku kasihan terhadap VIA yang sering bertengkar dengan ayahnya. Joko lalu menyuruh VIA datang ke Palangkaraya untuk bekerja dan hidup di sana.
Dari pengakuan VIA, ia dirayu oleh Joko untuk melayani nafsu bejatnya. Bahkan Joko berjanji akan menikahi korban.
"Dia meminta saya untuk melakukan hubungan suami-istri hingga hamil, agar bisa menikah dengan saya dan tinggal di sana selamanya," ujar VIA.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Joko yang telah membawa kabur VIA dan melakukan pencabulan itu dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak, yakni Pasal 332 ayat 1 tentang membawa lari anak di bawah umur dan Pasal 81 menyetubuhi seseorang yang masih berumur di bawah 18 tahun.
Janji Nikah Berujung Cabul, Siswi Surabaya Jadi Korban
Pria ini merayu siswi SMK tersebut untuk melayani nafsu bejatnya dengan janji akan dinikahi.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1544870/original/036760400_1490241865-IMG-20170321.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358342/original/058812500_1790333709-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322276/original/052969300_1786524029-IMG_2901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372665/original/083939200_1476339147-surabaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357804/original/087064100_1790307234-Kepala_KSOP_Kelas_I_Banjarmasin_Heri_Purwanto.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/676835/original/Ilustrasi-Pemerkosaan2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353284/original/009351200_1789958861-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_09.34.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348505/original/069522500_1789447184-evakuasi_feGPqUC.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347676/original/074909800_1789364290-Istri_salah_satu_korban_kecelakaan_KM_Virgo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1970844/original/077411500_1520420504-Bandara_Juanda_T2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344660/original/047498700_1788961737-kecelakaan_beruntun_surabaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342491/original/053234300_1788771985-KAI_Surabaya-7_September_2026a.jpeg)