Liputan6.com, Makassar - Dukungan pada Yusniar, ibu rumah tangga (IRT) yang tersandung kasus hukum akibat status Facebook, mengalir deras di media sosial. Sebuah petisi berjudul "Bebaskan Yusniar dan Proses Hukum Sudirman Sijaya" yang dibuat pada 10 November 2016 dalam laman penggalangan petisi daring itu hingga saat ini sudah menuai 735 dukungan.
Petisi tersebut diusung oleh komunitas Kopidemo. Anggota Kopidemo, Widya Ayu, mengungkapkan petisi itu dibuat dengan pertimbangan tak melihat ada yang salah dengan status yang diunggah Yusniar (27).
Menurut Widya, status Yusniar dalam akun medsos pribadinya tidak eksplisit merujuk pada Sudirman Sijaya, pelapor kasus dugaan pencemaran nama baik. Yusniar hanya menuliskan, "Alhamdulillah akhirnya selesai juga masalahnya. Anggota DPR tolo, pengacara tolo. Mau nabantu orang yang salah, nyata-nyatanya tanahnya ortuku pergiko ganggu-ganggui Poeng (Alhamdulillah akhirnya selesai juga bermasalah dengan legislator bodoh. Pengacara bodoh yang mau membela orang yang bersalah padahal kenyataannya tanah orangtua saya, kamu ganggu)."
Permasalahannya, lanjut dia, pihak pelapor merasa disindir melalui status tersebut. Walau begitu, Widya menilai Sudirman semestinya tidak semena-mena menggunakan jabatannya sebagai anggota DPRD dan pengacara.
"Harusnya, ia mengakui juga bahwa dirinya seorang yang tolo', yang menyalahgunakan jabatan dan melakukan tindakan kesewenang-wenangan. Supaya lebih lengkap, atribut yang tepat untuk seorang legislator yang menistakan harkat dan martabat perempuan," ucap Widya pada petisi itu.
Penistaan itu, kata Widya, karena Sudirman Sijaya telah mengkriminalisasi Yusniar dengan menggunakan produk gagal dari era reformasi berupa UU Informasi Teknologi Elektronik (ITE).
Widya yakin status yang ditulis Yusniar di akun Facebook-nya karena mengalami tekanan mental yang parah setelah melihat ratusan lelaki sangar, tanpa atribut, dan mengntimidasi pada dirinya dan keluarganya. Sebagai perempuan, ia tak berkuasa untuk menahan sedikit pun tindakan premanisme.
"Saya yakin seratus persen bahwa hanya orang tolo dan seratusan orang dungu lainnya yang mampu melakukan tindak kekerasan tersebut di depan mata seorang perempuan ibu rumah tangga," ujar Widya dalam petisi tersebut.
Melalui petisi ini, Widya berharap agar penangguhan penahanan yang diajukan Yusniar dikabulkan dan dibebaskan dari segala tuntutan hukum. Selain itu, Widya juga nendesak Kapolda Sulsel untuk mempercepat proses hukum Sudirman Sijaya dan yang bersangkutan diberhentikan sebagai anggota DPRD Jeneponto dan anggota Partai Gerindra.
Selanjutnya, Widya pun mengajak masyarakat agar mendesak adanya pencabutan Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Terakhir, ia meminta Sudirman Sijaya harus mengganti kerugian material dan immaterial untuk Yusniar dan keluarganya.
Petisi yang diprakarsai Widya Ayu dari Komunitas Kopidemo selanjutnya akan dikirim ke Pengadilan Negeri Makassar dan Polda Sulsel.
Beredar Petisi Bebaskan IRT Makassar Tersandung Status Facebook
Pencetus petisi untuk IRT Makassar itu menyatakan tak ada yang salah dengan status Facebook yang diunggah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal10 jam yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam22 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276071/original/013936200_1603437779-word-stop-with-child-s-hand-dark-wall.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365773/original/078791300_1791192734-1227227.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365204/original/050152300_1791132923-1223772.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5322557/original/006714000_1755748849-1000807397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365117/original/094065200_1791106245-1222912.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364909/original/079705900_1791082653-1173009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363231/original/064881500_1790845342-1209318.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362654/original/058333100_1790827096-IMG-20261001-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361858/original/038593300_1790751023-saraba_1.jpeg)